Dokter ‘Ogah-ogahan’ Rawat Pasien BPJS? Berman: Itu Tidak Benar !!!

oleh

JURNALJAMBI.CO – Sejumlah pasien BPJS mengeluhkan pelayanan medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kolonel Abundjani Bangko.

Pasalnya, saat menjalani rawat inap, para pasien BPJS kurang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis dan dokter. Belum lagi jatah rawat inap yang kabarnya dibatasi selama 3 hari.

“Dua kali saya rawat inap, pertama masuk selama tiga hari. Selama tiga hari itu, dokter hanya masuk pada hari ketiga dan saya langsung diperbolehkan pulang,” ujar salah seorang pasien.

“Dua hari dirumah, ternyata penyakit saya semakin parah. Terpaksa saya kembali menjalani rawat inap di RSD. Dua hari dirawat, tidak ada dokter yang masuk. Terpaksa saya minta rujuk ke Jambi atas permintaan sendiri (APS),” tambahnya yang menderita penyakit dalam akhir bulan Desember 2018 lalu.

Isu yang beredar, rendahnya insentif tenaga medis dari BPJS dinilai sebagai penyebab lemahnya pelayanan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko, Berman Saragih membantah. Menurutnya, hal itu hanyalah kesalahpahaman persepsi.