Gaji Tak Dibayar, WNI Mengamuk di Malaysia, 1 Pekerja Pabrik Tewas 2 Dua Luka-luka

oleh

JURNALJAMBI.CO – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia mengamuk dan memukuli pekerja pabrik pemroses makanan beku hingga mati. Kejadian berlangsung di Kampung Selamat, Tasek Gelugor, Pulau Penang pada Rabu (19/12) lalu. Pelaku telah ditahan polisi.

Ketua Polisi Pulau Pinang, Datuk Seri A. Thaiveegan sebagaimana dilansir Astro Awani, Jumat (21/12), mengatakan pelaku yang juga pekerja di pabrik itu ditahan di Petaling Jaya, Selangor, Jumat pagi pukul jam 03.30 waktu setempat.

Pelaku berusia 31 tahun itu ditahan dalam operasi yang melibatkan Bagian Operasi Khusus D8 Kantor Penyelidikan Kriminalitas Bukit Aman dan Pinang Pinang serta pasukan operasi D9 Selangor dan Petaling Jaya.

Menurut dia, pelaku datang ke Selangor menaiki sebuah taksi dari Pulau Pinang ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS) sebelum pergi ke sebuah apartemen yang terletak di Petaling Jaya.

Hasil penyelidikan, pelaku yang juga seorang pemotong daging mengaku melakukan perbuatan tersebut.

“Pelaku telah dibawa ke Kantor Polisi Seberang Prai Utara dan akan ditahan kemudian kita anggap kasus ini selesai karena pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini telah ditangkap di Selangor,” katanya.

Dia mengatakan pelaku bekerja sebagai pemotong daging dan mempunyai sebilah parang yang juga digunakan saat kejadian.

Pelaku sudah setahun bekerja di pabrik tersebut yang juga dimiliki kakak korban yang meninggal dipukuli tersebut. Pelaku kini ditahan dan kasus diselidiki menurut Bab 302 KUHP.

Sementara itu, dua korban yang cidera masih dirawat di rumah sakit dan keduanya dilaporkan dalam keadaan stabil.

Dalam kejadian jam 16.00 petang Rabu, seorang wanita, Sia Seok Kee (41) meninggal manakala anak dan anak saudaranya dipukul dengan parang oleh pekerja pabrik asal Indonesia yang mengamuk karena tidak puas dengan majikannya yang tidak membayar gaji. (red)