Banjir Jambi Berstatus Siaga IV

oleh

JURNALJAMBI.CO – Dua pekan sudah Sungai Batanghari meluap. Ribuan rumah dan ruas jalan didalam kota pun tergenang banjir. Akibatnya, aktivitas dan arus lalulintas warga menjadi terganggu.

Di Kecamatan Danau Sipin, misalnya, ribuan warga tidak bisa menembus banjir karena jalan tergenang. Banjir yang tingginya sudah sepaha orang dewasa ini hanya bisa dilintasi menggunakan perahu dengan menyeberang danau ke jalan raya.

Eko, korban banjir warga Kecamatan Danau Sipin, mengaku sudah lebih sepekan banjir naik terus ke daratan. Ia bekerja hanya bisa naik perahu dahulu untuk menyeberang sungai, padahal biasanya cukup naik sepeda motor.

Dia dan keluarganya belum mengungsi karena air belum masuk ke rumah. Namun, dia dan warga lain mulai cemas ketinggian air banjir bertambah tinggi.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, mengatakan, musibah banjir itu merendam empat kecamatan, antara lain Jambi Timur, Pasar, Telanaipura, dan Danau Sipin. “Kesemuanya akibat dampak dari meluapnya Sungai Batanghari sejak pekan lalu,” katanya di tempat terpisah.

Pemerintah sudah meningkatkan status siaga, yakni siaga IV, dan sudah mulai mendistribusikan bantuan-bantuan bencana, tenda, sembako, pengobatan, dan lainnya. Organisasi perangkat daerah pun sudah dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana itu. (*)

Sumber: Viva.co.id