Inspektorat Pastikan Ada Temuan DD di Koto Rayo, Pepda: Kejaksaan Tidak Pernah Minta Hasil Audit

oleh

JURNALJAMBI.CO – Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) tahun 2016 dan 2017 Desa Koto Rayo Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, Jambi sudah sejak lama dilaporkan. Sayangnya, hingga kini, proses penyidikan belum memiliki perkembangan berarti. Padahal, dugaan penyelewengan itu sudah dilaporkan sejak tahun 2017 lalu.

Baru-baru ini, ketika dikonfirmasi awak media, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangko, Haryono menuturkan, pihaknya masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Merangin. Menariknya, pihak Inspektorat mengaku belum pernah dimintai data hasil audit DD Desa Koto Rayo.

“Belum pernah ada permintaan data dari Kejari terkait hasil audit penggunaan Dana Desa Koto Rayo. Kalau hasil auditnya sudah ada kok. Malah sudah lama,” ujar Auditor Wilayah IV Inspektorat Merangin, Pepda Yenda.

“Kalau hasil auditnya, saya pastikan ada temuan. Itu baru hasil audit per semester pertama tahun 2017. Kalau yang semester kedua tahun 2017 sampai dengan sekarang, kami belum mengauditnya. Sebab, kami kekurangan personil. Sementara yang harus diaudit itu semua SKPD, semua desa dan sekolah yang ada di Merangin,” tambah Pepda.

Disinggung soal jumlah temuan, Pepda berdalih tidak bisa menyampaikannya ke publik.

“Untuk jumlahnya saya mohon maaf, saya tidak bisa menyampaikannya. Itu sesuai dengan amanah peraturan pemerintah Nomor 12 tahun 1997 pasal 26 ayat 1. Saya hanya bisa menyampaikan ada temuan penggunaan DD Desa Koto Rayo tahun 2016 dan 2017. Kalau untuk datanya, nanti kita serahkan ke pihak berwenang jika diminta,” terangnya. (*)

Penulis/Editor: Ivan Ginanjar