Soal Gedung Serbaguna Desa Koto Baru, Hatam: Kita Lihat APBDes nya Seperti Apa

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pembangunan gedung serbaguna Desa Koto Baru Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin, Jambi sempat menjadi tanya. Anggaran yang semula Rp 300 juta, tiba-tiba bertambah ditengah jalan menjadi Rp 400 juta kala pekerjaan pembangunan sedang berjalan.

Kepala Desa Koto Baru, Ridwan tidak menampiknya. Namun, Ia menuturkan bahwa penambahan anggaran itu sudah dirumuskan melalui musyawarah bersama perangkat desa, BPD, Tomas dan Todat.

“Awalnya memang kita anggarkan Rp 300 juta. Dalam perjalanan, ternyata dana itu tidak cukup. Kemudian saya mengumpulkan perangkat desa, BPD, Tomas dan Todat untuk membahasnya. Berdasarkan musyawarah, disimpulkanlah kemufakatan untuk menambah anggaran menjadi Rp 400 juta melalui APBDes perubahan,” ujar Ridwan.

“Jadi, penambahan anggaran itu bukan atas kehendak saya pribadi. Tapi hasil keputusan musyawarah,” sebutnya tanpa bisa menunjukkan lembar putusan yang dimaksud. “Dokumennya dikantor desa. Sekarang Kantor desa sudah tutup, jadi saya tidak bisa menunjukkan berita acara rapat. Soal penambahan waktu itu karena setiap hari jum’at dan setiap ada warga berlek (kenduri, red) pekerja kita libur. Belum lagi cuaca yang tidak menentu,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Inspektur Inspektorat Kabupaten Merangin, Hatam Tafsir mengaku akan mengcroscheck proses penambahan anggaran.

“Sebenarnya penambahan anggaran itu diperbolehkan. Tapi ada dasarnya dan ada mekanismenya. Apakah benar tertuang dalam APBDes Perubahan dan apakah sudah diputuskan bersama atau tidak? Itu yang akan kita croscheck, kita lihat APBDes nya seperti apa,” ujar Hatam.

“Mengenai adanya penambahan waktu pekerjaan dan kemungkinan kerugian, kita tunggu pekerjaannya selesai atau sampai habis tahun anggaran. Nanti baru kita hitung, apakah ada kerugian atau tidak?,” singkatnya. (*)

Penulis/Editor   : Ivan Ginanjar