Sebelum Alat Berat dibakar, Warga Sudah Ingatkan Jangan Bermain PETI

oleh
istimewa

JURNALJAMBI.CO-kesal dengan aktifitas Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) disungai arai Desa Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, warga bakar alat berat yang digunakan penambang untuk PETI, kejadian pembakaran ini terjadi pada terjadi pukul 12.00 WIB, Rabu (28/11).

Akibtanya satu unit alat berat terbakar, selain alat berat warga juga membakar pondok penambang yang berada disungai arai. Sebelum warga melampiaskan kemarahan dengan membakar alat berat, sebelumnya warga sudah melaporkan adanaya aktipits PETI dengan pihak penegak hukum, ke Polres Merangin begitupun dengan Polsek setempat. Namun warga tidak mendapatkan tanggapan dari penegak hukum.

“Kami berangkat lebih dari 30 orang, jauh-jauh hari masyarakat sudah mengingatkan agar jangan bermain PETI di Sungai Sakai, dan inilah akibatnya,” kata Amdan, warga Desa Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, Merangin

Amdan menyebutkan nama pemilik alat berat itu bernama Udin, dan Mus yang juga warga Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung.

“Setahu kami duo orang tu lah. Dio kan masih keluarga, waktu dibakar ada anak buahnya lari dari lokasi,” kata Amdan.

Lanjutnya, alat berat bermain PETI sudah bekerja lebih dari dua minggu di Sungai Arai, dan sudah banyak lokasi yang habis digarap

.”Sebelum masyarakat mengambil tindakan, kami sudah melaporkan dengan penegak hukum ke Polres Merangin, ke Polsek, tapi tidak
dihiraukan. Seolah ada pembiaran,” kata Amdan lagi.

Sementara Kapolsek Muara Siau Iptu Sinaga, membenarkan adanya pembakaran alat berat yang dilakukan warga. Kini pihaknya sudah meninjau lokasi kejadian. “Ya, tadi kami sudah ke lokasi, nanti lagi ya kami kabari, di dalam sinyal tidak bagus,”pungkasnya (*)

 

Penulis/editor : Ivan Ginanjar