Jadikan Eskalator Perosotan, Kelakuan Bocah Nakal Ini Dikutuk Netizen

oleh
Anak Perosotan Eskalator (Foto: Netshark)

JURNALJAMBI.CO,- setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Orangtua juga berkewajiban untuk menjaga perilaku sang anak, agar tidak membahayakan dirinya maupun orang lain. Jika sesuatu hal terjadi dan menimpa sang anak, maka orangtua lah yang harus bertanggung jawab karena lalai menjaganya.

Berbicara tentang menjaga anak, sebenarnya susah-susah gampang. Terkadang seorang anak kerap bandel dan sulit untuk di atur. Oleh sebab itu kesabaran dan cara mendidik dengan tegas menjadi faktor utama yang memegang kunci keberhasilan sang orangtua.

Salah satunya adalah kasus yang terjadi di China ini. Eskalator di sebuah pusat perbelanjaan di China menjadi tempat bermain umum pada akhir pekan lalu. Tiga anak tanpa pengawasan orang tua memutuskan untuk bermain perosotan menggunakan pegangan tangan.

Rekaman aksi nekat dan berbahaya itu memperlihatkan bagaimana ketiga anak laki-laki itu naik dan turun eskalator sepanjang 20 meter (66 kaki) di dalam mal di kota Chongqing, sebelah barat daya.

Uniknya, beberapa orang dewasa yang menyaksikan tindakan itu, tidak mencoba menghentikan aksi anak-anak nakal tersebut. Mereka malah cuek dan hanya menyaksikan kelakuan liar anak-anak itu.

Dua wanita lainnya juga terlihat merekam aksi anak-anak itu dan menyemangati mereka dari bagian bawah eskalator. Salah satu dari mereka bahkan berteriak “Wow, luar biasa.” Tentunya hal ini amat sangat disayangkan. Mengingat tidak ada satu orang pun yang peduli terhadap keselamatan anak-anak tersebut.

Tak jelas hal apa yang membuat para wanita itu cuek dan mengabaikan tindakan berbahaya anak-anak tersebut. Yang jelas, para pengguna internet China mengutuk perilaku anak-anak itu setelah video ini muncul di media sosial lokal selama akhir pekan.

Banyak yang marah karena anak-anak mengabaikan tanda di eskalator yang telah memperingatkan mereka agar tidak masuk dan menggunakan fasilitas tersebut. Pasalnya, eskalator itu sedang diperbaiki.

Sebagian netizen juga menyatakan kemarahan terhadap orang dewasa yang terlihat mendukung perilaku anak-anak nakal itu dan tidak menegur atau memarahinya.

“Orangtua itu terlalu angkuh tentang masalah ini. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang dia pikirkan, ”salah seorang pengguna akun media sosial, melansir dari Next Shark, Kamis (11/10/2018).