Eksepsi Ditolak, Sidang Madel Dilanjutkan Pekan Depan

oleh

JURNALJAMBI.CO,- Mantan Bupati Sarolangun, M.H.Madel kembali menjalani perdidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jambi dengan agenda mendengarkan keputusan sela dari Majelis Hakim.

Madel diduga ikut berperan dalam kasus dugaan korupsi berupa pelepasan hak atas tanah yang diketahui merupakan aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sarolangun.

Akibatnya, Madel didakwa melanggar pasal 2 atau pasal 3  junto pasal  18  Undang-undang  nomor 32 tahun 1999  tentang pemberantasan  tindak pidana korupsi /  sebagai mana diubah  dengan pasal  20 tahun  2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejati Jambi.

Keberatan dengan dakwaan itu, Madel kemudian mengajukan permohonan kepad Majelis Hakim untuk membatalkan dakwaan itu (eksepsi) yang telah dibacakan dimuka sidang pada sidang sebelumnya.

Sayang, upaya Madel untuk membelah diri lewat eksepsi itu tidak membuahkan hasil yang diharpakannya lantaran Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut memutuskan permohonan Madel.

Insayadi, yang merupakan salah satu JPU yang menangani perkara tersebut mengatakan, pasca putusan sela itu proses mengadili Madel akan kembali dilanjutkan pada Senin pekan depan.

“Tanggal 8 nanti sidang lagi, gendanya mendengarkan keterangan saksi.” Kata Insayadi saat dijumpai usai persidangan, Senin (1/10/208).

Untuk diketahui, selain terdakwa Madel, kasus itu juga menyeret beberapa orang pejabat lainnya, diantaranya Feri Nursanty selaku kontraktor pelaksana.

Selain itu, dua orang juga telah menjadi terpidana dalam kasus tersebut yang saat ini rengah menjalani masa hukuman. Keduanya adalah mantan Sekda Kabupatan Sarolangun, Hasan Basri Harun (HBH) dan Ade Lesmana Syuhada selaku Direktur PT NUA.

 

Penulis : M.Haitami

Editor : Ivan Ginanjar