Untuk Perbaikan, Fachrori Sambut Baik Kritik Dan Saran Dewan

oleh

JURNALJAMBI.CO, – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, DR.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum memberikan apresiasi terhadap kritik, saran, masukan dan evaluasi yang telah disampaikan setiap Fraksi Fraksi DPRD Provinsi Jambi.

Tentunya, kata Fachrori, catatan ini menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk dapat bekerja lebih baik lagi kedepannya.

“Saya mengharapkan kerja sama dari teman teman di DPRD untuk terus memberikan evaluasi kepada kita agar program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi bisa berjalan dengan baik,” kata Fachrori pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jambi bertempat di Ruang Rapat Paripurna gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (25/09) siang.

Dalam paripurna yang beragendakan “Penjelasan Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Provinsi Jambi Atas Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018” Fachrori menjelaskan satupersatu kritikan yang disampaikan pada paripurna sebelumnya.

Dari Fraksi Partai Golongan Karya misalnya, yang meminta Pemerintah Provinsi Jambi melakukan komunikasi dan sosialisasi ke Kabupaten/Kota agar permaslahan administrasi yang menghambat penyaluran bantuan keuangan untuk desa bisa segera diselesaikan.

“Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk terus melakukan komunikasi dan sosialisasi, dengan harapan penyaluran bantuan keuangan akan segera disalurkan.” Jelas Fachrori.

Sementara itu, terkait dengan Fraksi Gerindra yang mempertanyakan terobosan yang dilakukan untuk meningkatkan perolehan retribusi daerah maupun pengelolaan kekayaan daerah.

Menanggapi itu, jelas Fachrori, Pemerintah Provinsi Jambi sedang menyusun revisi terhadap perda dan pergub tentang retribusi daerah, serta perda tentang penyertaan modal.

Sedangkan untuk Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang meminta kegiatan pengembangan produk lokal dalam rangka meningkatkan daya saing lebih ditingkatkan lagi.

Pemerintah Provinsi Jambi, jawab Fachrori, telah menganggarkan untuk kegiatan pengembangan produk lokal, contohnya pada Dinas Koperasi dan UKM melalui kegiatan pengembangan satu desa satu produk, atau pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui berbagai pelatihan untuk industri kecil dan menengah.

Terkait dengan permintaan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang meminta Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan program secara terukur, efisien dan transparan agar sasaran pembangunan Tahun 2018 dapat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi.

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat sependapat dengan hal itu dan meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk lebih memperhatikan masukan yang diberikan oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.” Ungkapnya.

Sedangkan permintaan dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang meminta Pemerintah Provinsi Jambi melakukan upaya dalam mengantisipasi laju inflasi yang telah melebihi target RPJMD.

Fachrori menjelaskan, inflasi pada triwulan II yang relatif tunggi, disebabkan kenaikan harga barang dan jasa saat libur Hari Raya Idul Fitri dan libur sekolah.

“Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan pemantauan harga komoditas secara umum, serta menjaga distribusi pasokan bahan pangan dari sentra produksi ke pusat perdagangan.” Terangnya.

Terakhir, terkait deangan harapan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan yang mengharapkan Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan alokasi dana bantuan sosial pada tahun berikutnya, mengingat masih banyaknya masyarakat yang kurang mampu.

Menanggapi hal itu, Fachrori mengemukakan, penganggaran bantuan sosial harus sesuai dengan aturan, salah satunya mempedomani Permendagri nomor 32 tahun 2011.

“Bantuan sosial haris dianggarkan dengan syarat dan ketentuan yang ketat, serta diperuntukkan sesuai dengan kriteria kerentanan sosial.” Jelasnya.

 

 

Penulis : M.Haitami

Editor : Ivan Ginanjar