Pohon Pisang Jadi ‘Saksi’ Pencabulan di Merangin

oleh

JURNALJAMBI.CO,-KM (27) warga Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Batang Mesumai diamankan Polisi. Petani ini diamankan lantaran dilaporkan mencabuli SS yang merupakan anak tetangganya sendiri. 

Informasi yang dihimpun perbuatan bejat ini sudah dilakukan KM berkali-kali dan lokasinya di bawah pohon pisang yang berada di belakang rumah pelaku.

Kejadian ini bermula dari SS datang bermain ke rumah pelaku untuk menemui istri pelaku. Rupanya dari sana lah timbul niat buruk KM untuk bisa menyetubuhi SS.

Hingga Juni 2018 lalu, KM berhasil merayu SS untuk menjadi pacarnya. Dan hubungan terlarang antara KM dan SS itu pun berlanjut hingga terjadi hubungan intim layaknya suami istri.

Perbuatan terlarang itu terjadi Juli lalu, dimana pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, SS dirayu KM ke pohon pisang yang berada dibelakang rumahnya.

Disanalah korban di cumbu dan disetbuhi oleh pelaku, sebelum persetubuhan dilakukan SS pun diajak noton video porno oleh KM. Kejadian malam itu terus berlanjut hingga bulan Agustus dan September.

Perbuatan terlarang itu terbongkar setelah SS merasa tak tahan lagi dengan perbuatan KM dan menceritakannya pihak keluarganya. Dan selanjutnya korban dan pihak keluarganya melaporkan kejadian itu ke Polres Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya, melalui Kasat Reskrim Iptu Khairunnas membenarkan jika anggotanya mengamankan pelaku pencabulan.

“Pelaku ini kabur ke rumah suadaranya di daerah Tambang Besi dan berhasil kita amankan di rumah suadaranya,” Iptu Khairunnas.

Dikatakan Kasat penetapan KM sebagai pelaku karenakan sudah cukup mempunyai alat bukti kuat. Dimana dari keterangan saksi-saksi serta korban dan hasil visumnya menyatakan jika KM pelakunya.

“Untuk saat ini pelaku sedang dimintai keterangannya sejauh mana pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap korban yang masih dibawah umur,”tuntasnya.

 

Editor/penulis : Ivan Ginanjar