Korban PETI di Merangin, Banyak yang Tak Terekspos

oleh

JURNALJAMBI.CO,-hingga kini keluarga korban yang terjebak dalam lubang jarum Penambangan Emas Tampa Izin (PETI), di Desa Simpang Parit Ujung Tanjung Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, masih menyimpan duka yang mendalam bagi keluarga.

Tujuh orang yang menjadi korban tidak bisa di Evakuasi oleh petugas, dan pemerintah Kabupaten Merangin merencanakan akan di lakukan pemakaman masal di tempat kejadian perkara (TKP). seperti yang terjadi pada tahun 2016 lalu 11 korban lubang jarum juga kubur sacara masal.

namun ada yang mencengangkan dari persoalan Peti yang meraja lela di Kabupaten Merangin. Camat Renah Pembarap Marjohan mengatakan, banyak korban Peti di wilayah Renah Pembarap yang tidak Terekspos, dan mencapai puluhan orang.

“semuanya sudah ada 54 orang menjadi korban, banyak tidak terekspos, kadang yang mati satu orang dua orang tidak terekspos ke permukaan,”kata Camat Renah Pembarap pada media belum lama ini.

sementara, Apani Pj Bupati Merangin mengatakan, Pemerintah Daerah masih melakukan atur jadwal dan rapat terkait rencana pemakaman masal korban lubang jarum di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap.

“direncanakan akan dilakukan pemakaman masala tapi, harus rapat dulu,”Kata Apani

 

Editor :  Ivan Ginanjar