SDM Pendamping Desa Bidang Fisik Rendah, DD Diminta Adopsi Sistem PNPM

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pengelolaan Dana Desa (DD) di Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci, Jambi disarankan mengikuti pola PNPM Mandiri dan P2KP. Pasalnya, Sumber Daya Manusia (SDM) Pendamping Desa (PD) bidang pembangunan fisik di dua daerah tersebut dinilai masih lemah.

“Memang betul, kita melihat untuk pembangunan infrastruktur sebaiknya mengikuti pola PNPM. Di PNPM jelas sekali ada tim teknis yang mengerti fisik. Beda dengan pendamping Desa, kebanyakan di Kerinci ini, pendamping Desa banyak yang tidak mengerti tentang fisik,”ujar salah seorang pendamping Desa kepada kayonews.com (group jurnaljambi.co).

Dia mengakui, pendamping Desa yang saat ini kebanyakan tidak memiliki SDM di bidang fisik, ini berbeda dengan pendamping PNPM yang mengerti tentang ilmu sipil.

“Pendamping Desa kalau dihadapi dengan laporan, membuat beck up data fisik banyak yang tidak tahu. Maka tidaklah heran, baik itu pemeriksaan inspetorat dan BPK sekalipun yang diberikan hanya Rancangan Anggaran Biaya (RAB) tanpa dilengkapi beck up data,” ujarnya

“Jangankan Kades, pendamping Desa juga banyak yang tidak tahu,”terangnya

Salah seorang anggota DPRD Kerinci juga menilai, pola pembangunan di Desa sebaiknya dikembalikan dengan pola PNPM.

“Iya, memang lebih baik sistem pembangunan dengan pola PNPM di Desa. Mereka itu didampingi oleh tim teknis yang mengerti sipil,” katanya. (*)

Penulis : Yosep (kayonews.com)

Editor    : Ivan Ginanjar