Miris…. Oknum Polisi dan Dua Rekannya Culik dan Peras Pedagang

oleh

JURNALJAMBI.CO – Dua oknum polisi bersama dua rekannya menculik dan memeras seorang pedagang di Jalan Baru Harapan Baru, Kota Bekasi, Rabu (1/8). Baindro, 27 disekap tersangka dalam mobil mulutnya dilakban lalu menguras barang berharga dan isi ATM korban.

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya lali meringkus tersangka PAK, 23, SP, 32, KM, 40 dan AG, 33 di Srimukti, Tambun Utara, Bekasi. Dari tersangka, polisi menyita mobil Avanza D 1219 SK berikut STNK, sepeda motor NMAX dan STNK, 5 handphone, KTP, SIM dan uang Rp 1 juta.

“Tersangka masih diperiksa. Kita tunggu hasil penyidikan. Pada prinsipnya anggota yang terlibat pidana, proses lanjut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (2/8).

Dikutip dari poskotanews.com, aksi tersangka terjadi Selasa (24/7/2018). Korban saat itu sedang nongkrong di Jalan Baru Harapan Baru Kota Bekasi bersama tiga rekan. Tiba-tiba sekitar pukul: 00.20 WIB didatangi lima tersangka menggunakan sepeda motor dan mobil.

Kemudian korban diancam dan dimintai uang dan barang berharga lainnya. Korban dan tiga rekannya lalu dibawa komplotan ini ke mobil dan mulutnya langsung dilakban. Mereka diancam dan dipaksa untuk menyerahkan dompet, ATM Bank BRI cabang Bekasi serta dipaksa mentransfer uang.

Di bawah ancaman tersangka, korban terpaksa mentransfer uang Rp12,5 juta. Satu tersangka lain diduga oknum polisi menodongkan senjata api ke kaki korban saat di dalam mobil. Setelah menguras ATM korban, bandit jalanan ini meninggalkan korban di ATM bank di Bekasi.

Mendapatkan informasi, Tim opsnal Subdit Jatanras polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKP Agus Wiyono mendatangi TKP melakukan pulbaket dan penyelidikan.

Dari hasil pendalaman keterangan saksi dan korban, empat tersangka l dibekuk dua tersangka SP (oknum polisi), AG (oknum polisi), KR dan PAK di kawasan Jalan Baru Harapan Baru, Kota Bekasi, pada Rabu (1/8).

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan, pihaknya akan menindak jajarannya yang kedapatan melakukan pelanggaran hukum. Ia telah memerintahkan Kabid Propam Polda Metro Jaya untuk melakukan penyelidikan internal.

“Pasti saya tindak tegas (Jajarannya yang melanggar). Saya sudah printahkan Kabid Propam cek. Periksa internal kalau nanti mereka terbukti melanggar ya kami tindak,” kata Idham. Polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan dan mengembangkan kasus tersebut. (*)

Sumber                : poskotanews.com