Alhamdulillah, Situasi Mulai Kondusif, Ternyata Ini Pemicu Bentrokan Seleman vs Pentagen

oleh

JURNALJAMBI.CO – Peristiwa bentrok yang terjadi antara Desa Seleman menyerang Desa Pendung Talang Genting (Pentagen), Kecamatan Danau Kerinci, hingga saat ini situasi sudah mereda dan kondusif.

Informasi yang dihimpun peristiwa tersebut dipicu adanya perkelahian siswa, yakni siswa SMKN 6 Kerinci dengan siswa MAN 3 Danau Kerinci sekitar pukul 12.30. WIB siang. Perkelahian tersebut menyebabkan siswa MAN 3 yang berasal dari Desa Seleman mengalami luka parah dibagian kepala.

Hal ini membuat warga Desa Seleman geram setelah mendapat informasi dan kemudian berkumpul untuk melakukan penyerangan ke Desa Pentagen. Tak berapa lama berselang, warga yang sudah dilanda kemarahan mendatangi Desa Seleman, hingga terjadilah pengrusakan dan pembakaran rumah dan kendaraan milik warga Desa Pentagen, yang saat itu sedang sepi ditinggal pemilik ke ladang (kebun).

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto SIK SH, membenarkan bahwa kejadian tersebut bermula dari perkelahian siswa, yakni siswa SMKN 6 Kerinci dengan siswa MAN 3 Danau Kerinci.

“Satu orang siswa yang menjadi korban atas nama M Nazril asal Desa Sleman, mengalami luka robek pada bagian kepala belakang sepanjang 15 cm,  dan luka memar pada bagian lengan sebelah kiri dan memar dipunggung sebelah kanan,” ungkap Kapolres kepada wartawan.

Dikatakannya, mendapat informasi tersebut, Anggota Polsek Danau Kerinci dan Anggota Sat Intelkam Polres Kerinci langsung menuju TKP untuk melakukan tindakan Kepolisian. Namun, setelah sampai di Desa Pentagen, ternyata warga Seleman telah menyerang ke Desa Pentagen, yang berjarak hanya 2 km.

“Warga merusak rumah dan kendaraan milik warga Desa Pentagen, dengan cara melempar dengan batu hingga melakukan pembakaran,” jelas Kapolres yang memimpin langsung pengamanan di lapangan.

Ditambahkannya, dari hasil pendataan dilapangan, tercatat sebanyak 8 unit rumah rusak dibakar, 1 unit rice milling (heler) juga dibakar, 20 rumah rusak kena lemparan dan 2 saung (pondok) dibakar.

Selain itu, sebanyak 12 unit sepeda motor dibakar, satu unit mobil jenis Suzuki Carry dibakar, dan 1 unit dump truck dirusak bagian kaca.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya rumah dan kendaraan yang dirusak dan dibakar,” ungkapnya.

Untuk memastikan tidak adanya bentrokan susulan, personel Polres Kerinci bersama TNI akan terus berjaga hingga malam ini di TKP.

“Massa sudah dapat di kendalikan oleh gabungan Sat Sabhara, Sat Intelkam, dan Polsek Danau Kerinci, Polres Kerinci di bantu TNI yang dipimpin oleh Kasdim 0417 Kerinci, kita akan terus melakukan pengamanan,” ujanya. (*)

Penulis : Deri / Yosep (kayonews.com)

Editor    : Ivan Ginanjar