Musim Haji Kali Ini Cuacanya Ekstrim, Jamaah Diminta Lindungi Diri

oleh

JURNALJAMBI.CO – Musim haji tahun 2018 kali ini bertepatan dengan kondisi cuaca yang ekstrim di tanah suci Mekkah. Pemerintah pun menghimbau kepada para jamaah untuk melindungi diri.

Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin Burhani menuturkan, saat ini cuaca panas sedang melanda tanah suci.

“Saat keluar ditanah suci nanti kita minta jamaah mengenakan sandal dan memakai payung agar tidak dehidrasi, sebab cuaca panas bisa mengakibatkan kekurangan cairan tubuh, fisik juga harus kuat karena cuaca panas,” ujar Burhani.

Untuk mengantisipasi dehidrasi, jamaah harus banyak mengkonsumsi cairan, sehingga saat menjalankan ibadah haji tidak ada yang jamaah yang tertinggal mengerjakannya.

“Kita juga ada tim kesehatan dalam keberangkatan, dalam satu kloter itu terdapat dua tim medis. Untuk mengantisipasi kekurangan cairan tubuh, jamaah kita minta banyak minum air putih,” katanya.

Untuk keberangkatan jamaah haji asal kabupaten Merangin, dia mengatakan akan dimulai pada 9-10 Agustus bulan depan. Pelepasan jamaah haji akan diberangkatkan pada malam dari Kabupaten Merangin menuju Jambi sebelum diberangkatkan ketanah suci.

Kata Burhani, kloter jamaah hasil asal Kabupaten Merangin yakni kloter 23 dan kloter 24. Dimana jumlah jamaah haji yang diberangkatkan sebanyak 504 dari jumlah kuota provinsi jambi 2900 jemaah.

“Untuk kloter jemaah Merangin itu 23-24, diberangkatkan pada tanggal 9 malam dari Bangko menuju Jambi. Selanjutnya jemaah dari Jambi terus ke Batam dan langsung menuju ke tanah suci, itu rutenya,” pungkas Burhani. (*)

Penulis / Editor : Ivan Ginanjar