Miris… Tiga Pelajar Ini Palak Sopir Truk di Jalan Sarolangun-Lubuk Linggau

oleh

JURNALJAMBI.CO – Miris, meski masih duduk dibangku sekolah, tiga pelajar di Kabupaten Sarolangun, Jambi ini ternyata sudah terbiasa melakukan tindak pidana kejahatan jalanan, pemerasan dan pengancaman.

Ketiga pemuda itu adalah SG baru tamat SMP, MY pelajar dan MAF. Target ketiga pelaku adalah supir truk yang melintasi jalan Sarolangun – Lubuk Linggau.

Penangkapan ketiganya berawal dari laporan Is bin Jr (53) sopir truk, warga Padang, Sumatera Barat. Dari keterangan pihak kepolisian, para pelaku melakukan aksinya Minggu malam (22/7) sekira pukul 20.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera KM 10 dan 11 Sarolangun – Lubuk Linggau.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, melalui Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke mengatakan pelapor dan saksi J sedang beriringan mengendarai masing-masing mobil truk jenis Hino dari arah Lampung menuju Kerinci. Pada saat melewati Desa Bukit Kecamatan Pelawan, tiba-tiba dari arah belakang ada satu sepeda motor yang dikendarai tiga orang dan memepet mobil truk yang dikendarai saksi J.

“Saat itu pelaku membentak saksi meminta uang, kemudian diberikan oleh saksi J yang saat itu ketakutan dengan uang sebesar Rp 5 ribu,” kata AKP George.

Selanjutnya para pelaku memepet mobil truk yang dikendarai oleh pelapor, ketiganya juga meminta sejumlah uang namun pelapor yang saat itu ketakutan berusaha menghindar. Namun tetap dikejar oleh para pelaku sambil mengeluarkan kata-kata ancaman terhadap pelapor.

“Pelapor berhasil melarikan diri dan melapor di Polres Sarolangun,” katanya.

Tak lama berselang, personel Polres Sarolangun sesaat menerima laporan dari para saksi kemudian langsung mengecek TKP, dan pada saat melakukan penyisiran di Jalan Lintas Sumatera berhasil melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku dan turut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor milik pelaku jenis RX King warna putih.

“Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya, kemudian para pelaku dibawa ke Polres Sarolangun untuk diproses hukum selanjutnya,” kata Kasat Reskrim.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 368 ayat 2 KUHP yang dimaksud dengan Pemerasan dan Pengancaman dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara. (*)

Penulis : Defa

Editor    : Ivan Ginanjar