Fachrori: Gunakan Teknologi Komunikasi Lebih Cerdas

oleh

JURNALJAMBI.CO – Plt Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar, mengajak masyarakat, khususnya kaum muda, untuk menggunakan teknologi komunikasi lebih cerdas dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan, di era serba digital saat ini.

H fachrori Umar, mengungkapkan itu saat membuka Pameran Teknologi Komunikasi dari Masa ke Masa, di Museum Siginjei Jambi, Selasa (24/7/2018).

Pameran bertemakan ”Teknologi Komunikasi Sebagai Apresiasi Generasi Muda Menuju Jambi TUNTAS 2021,” dilaksanakan 24-28 Juli 2018, di Museum Siginjei Jambi.

Pameran teknologi menurut H Fachrori, amat penting sebagai upaya edukasi masyarakat khususnya generasi muda, terhadap alat komunikasi tradisional, hingga alat-alat canggih yang kini menjadi koleksi Museum Siginjei Jambi.

“Saat ini alat komunikasi, seperti smartphone, sangat rentan terjadi kesalahan penggunaannnya, khususnya generasi muda. Bila tak dibarengi dengan edukasi dari orang tua. Generasi muda sudah masuk ke zamannya, namun harus terus didampingi dan diedukasi, agar teknologi menjadi sesuatu yang memberikan kemajuan bagi mereka bukan sebaliknya, masyarakat harus cerdas dalam menggunakan teknologi komunikasi,” ujar Fachrori.

Perkembangan teknologi komunikasi kian pesat, justru membuat komunikasi menjadi tidak terbatas dan susah dikontrol. Bahkan, kata Fachrori, pemerintah juga berupaya dengan membuat kebijakan, untuk mengatur penggunaan teknologi terutama dalam hal media sosial.

“Hal ini dimaksudkan, agar dapat mengurangi pelanggaran dalam penggunaan media social. Misalnya dalam bentuk penyebaran berita bohong alian hoax. Masyarakat adalah tokoh utama yang bisa mencegah dampak negatif perkembangan teknologi, harus cerdas dalam menggunakannya,” tegas Fachrori.

Kadis Pariwisata Provinsi Jambi, Drs.Ujang Hariadi, mengatakan, pameran ini dilaksanakan untuk menampilkan alat komunikasi masa lampau atau alat tradisional hingga peralatan tercanggih.

“Kegiatan pameran tematik dan unik menampilkan item alat komunikasi yang digunakan masyarakat dari masa ke masa, seperti alat komunikasi mulai dari kentongan, surat lontar, surat konvensional, telepon, telegraf, telex, ponsel, android, dan lainnya, termasuk radar dan satelit, dan bertujuan untuk memberikan apresiasi dan upaya pelestarian kebudayaan Jambi,” ujar Ujang Hariadi.

Ujang Hariadi menyatakan, dalam kegiatan itu akan dilibatkan institusi yang kegiatannya di bidang telekomunikasi dan komunikasi, termasuk media elektonik dan media cetak.

“Kami libatkan juga media elekronik dan cetak, mereka memiliki keterkaitan dan berperan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Salah satunya TVRI, RRI, termasuk kantor berita Antara dan media lainnya, juga kantor Pos, juga bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah yang memamerkan koleksi foto sekitar kurang lebih 20 foto

Dalam pameran ini ada 53 koleksi dari museum, serta diadakan pegelaran seni dari Sanggar Sri Serumpun Langkasau, Lomba Cerdas Cermat tentang museum tingkat SLTP, dan lomba mewarnai untuk TK,” tutur Ujang Hariadi. (*)

Penulis : M. Haitami

Editor    : Ivan Ginanjar