Lepas 276 Peserta Magang ke Jepang, Fachrori: Program Ini Tingkatkan Kompetensi dan Keterampilan Tenaga Kerja

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi,Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum melepas 276 peserta pemagangan keberbagai perusahaan dan keJepang tahun 2018.  Peserta pemagangan ke perusahaan berjumlah 220 orang dan peserta ke Jepang sebanyak 56 orang.

Program pemagangan ini, kata Fachrori, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja di Provinsi Jambi, yang pada akhirnya akan semakin memperkuat dan memberikan daya dorong bagi percepatan pembangunan Provinsi Jambi menuju Jambi TUNTAS 2021.

“Saya berharap program ini tidak sekedar mengejar target pelaksanaan kegiatan saja, melainkan secara sungguh-sungguh dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pencari kerja di Provinsi Jambi,” kata Fachrori pada saatPelepasan dilaksanakan di Kantor Disnakertrans Provinsi Jambi, Rabu (18/7).

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, jelas Fachrori,  Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, Fachrori mengharapkan agar terjadi perubahan sikap mental bagi para peserta pemagangan, dan termotivasi untuk bekerja keras sehingga menjadi insan yang produktif.

“Manfaatkan kesempatan yang langka ini untuk mengembangkan diri, meningkatkan motivasi dan kualitas kinerja, serta dapat mengoptimalkan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk menggali pengetahuan dan pembelajaran,” tutur Fachrori.

Kepada seluruh perusahaan yang menerima para peserta magang ini, Fachrori mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tingi.  “Binalah dan bimbinglah mereka,” ungak Fachrori.

Pada kegiatan ini, Plt.Gubernur Jambi jugamenyerahkan bantuan berupa peralatan usaha untuk wirausaha yaitu usaha jahit, usaha telur asin, usaha meubel, usaha pengrajin kerupuk, dan usaha kuliner.

Sementara itu, Dirjen Binalattas Kemenaker RI Drs.Bambang Satrio Lelono,MA, dalam sambutannya menyatakan bahwa di era RevolusiIndustri 4.0 yang mengandalkan teknologi saat ini, muncul jenis-jenis pekerjaan baru dan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang ahli di bidang teknologi dan informasi (TI). Bambang Satrio Lelono menyebutkan jenis pekerjaan yang akan terus bertahan adalah pekerjaan yang menggunakan rasa dan kreativitas.

“Sesungguhnya, pelatihan kerja dan juga dengan pola pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM kita mendekati standar kompetensi industri multinasional agar mampu bersaing di pasar kerja global,” katanya.

Sekembalinya ke Indonesia,dia berharap, para peserta pemagangan tersebut bisa berwirausaha atau bekerja di perusahaan dan peserta magang juga diharapkan mampu menularkan kebiasaan positif berupa etos kerja dan kompetensi yang tinggi sebagai kontribusi kepada perusahaan dimana dia bekerja.

“Sebab produktivitas setiap tenaga kerja akan berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan,” ujar Bambang.

Sementara itu,  dalam laporan Kepala Dinas Nakertrans Orovinsi Jambi, M. Fauzi menyampaikan, dari 276 peserta magang  yang dilepas, 220 orang akan mengikuti magang di dalam negeri, yang tersebar di 19 perusahaan besar, menengah, dan kecil, sedangkan selebihnya untuk magang ke luar negeri, yakni ke Jepang.

“220 orang peserta itu untuk berbagai sektor yakni perkebunan 30 orang, industri 60 orang, pariwisata 50 orang, otomotif 40 orang, perhotelan 40 orang, sedangkan ke Jepang terdiri dari 56 orang, ” terang M. Fauzi.

56 orang peserta yang akan diberangkat ke Jepang itu, lanjut fauzi,  terdiri dari Kota Jambi sebanyak 13 orang, Muaro Jambi sebanyak 10 orang, Tanjabbar 3 orang, Tanjabtim 1 orang,  Batanghari 1 orang, Tebo 4 orang,  Muara Bungo 4 orang , Sarolangun 1 orang, Merangin 4 orang , Sungai Penuh 4 orang dan Kerinci 11 orang.

Hadir pada kesempatan ini Dirjen Binalattas Kemenaker RI, Drs.Bambang Satrio Lelono,MA, Kepala Disnakertrans Provinsi Jambi, Ir.Muhammad Fauzi, MT, dan beberapa orang Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

Penulis : M. Haitami

Editor    : Ivan Ginanjar