Tak Penuhi 30 Persen Keterwakilan Perempuan, Parpol Terancam Tak Ikut Pemilu….

oleh

JURNALJAMBI.CO – Partai politik terancam tidak bisa mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 jika tidak mampu memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Merangin, Iron Sahroni. Kata Iron, pemenuhan keterwakilan perempuan tersebut bukanlah dihitung secara global, melainkan per daerah pilih (Dapil).

“Hitungannya per Dapil. Jadi gini, di Merangin kan ada empat (4) Dapil. Misalkan di Dapil satu itu jumlah kursinya 11, jadi keterwakilan perempuannya harus ada 4 orang. Kalau ini tidak dipenuhi, maka keikutsertaan partai di Dapil satu dicoret atau dihilangkan. Hanya untuk Dapil satu, untuk Dapil lain yang terpenuhi ya tidak dicoret (keikutsertaan pemilu, red),” ujar Iron.

Mengenai keterwakilan 30 persen perempuan, Iron mengaku telah menerima keluhan dari sejumlah ketua Parpol. Kata Iron, pengurus Parpol kesulitan mencari kader perempuan yang akan maju pada pemilihan legislatif.

“Ya mau bagaimana lagi. Mau tidak mau, keterwakilan perempuan harus diisi. Kami dari KPU hanya menjalankan amanah undang-undang. Toh yang merumuskan peraturan perundang-undangan itu kan ya orang Parpol juga, bukan dari K{PU,” terangnya. (*)

Penulis/Editor   : Ivan Ginanjar