Warganya Berbondong-bondong Turun ke Sawah, Ini Pesan Camat Pangkalan Jambu

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pemandangan langka terlihat kala warga Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin, Jambi berbondong-bondong turun ke sawah, Senin (09/07/2018). Daerah yang terkenal dengan aktivitas PETI itu kini memulai kembali tradisi bertani.

Ya, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Camat Pangkalan Jambu dan seluruh Pemerintah Desa setempat sedang berupaya mengembalikan kesadaran masyarakat terhadap pertanian.

Seperti Senin, (09/07/2018) pada acara doa turun ke sawah untuk mengembalikan lahan bekas PETI menjadi sawah. Acara yang dipusatkan di Desa Baru Pangkalan Jambu itu akan merelokasi sedikitnya 500 hektar lahan eks PETI.

“Acaranya sangat meriah. Banyak sekali masyarakat yang antusias menghadiri acara turun ke sawah. Ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan khususnya tradisi bertani sawah yang mulai muncul kembali,” ujar Camat Pangkalan Jambu, Edy Suprapto.

Kata Edy, program turun ke sawah juga didukung oleh kesediaan pemerintah desa dalam menyalurkan dana desa untuk relokasi eks PETI menjadi sawah. Tentu saja, hal ini akan mempermudah sekaligus membantu masyarakat dalam mengelola lahan mereka.

“Kita berharap pemerintah desa bisa membantu program turun ke sawah dalam hal pembangunan irigasi atau pun jalan setapak melalui Dana Desa,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Merangin Al Haris seusai menghadiri acara gerakan turun ke sawah menuturkan bahwa masyarakat telah kembali pada kesadarannya akan pentingnya pertanian.

“Ratusan hektar atau setidaknya berkisar 500 hektar lahan yang dulu digarap sebagai lokasi PETI kini sudah kembali hijau. Ini murni kesadaran moral masyarakat akan penting sawah,” kata Al Haris. (*)

Penulis : Busri

Editor    : Ivan Ginanjar