Ribuan Burung Dilindungi Hasil Sitaan Penyelundupan Dilepas BKSDA

oleh

JURNALJAMBI.CO – Sebanyak 1.304 burung dilindungi jenis Gelatik dan Holibri hasil sitaan tindak pidana penyelundupan dilepas oleh Kepala BKSDA Provinsi Jambi, Minggu (08/07/2018). Ribuan burung itu dilekas dikawasan hutan konservasi TNKS desa Muara Imat Kabupaten Kerinci, Jambi.

Kepala BKSDA Provinsi Jamni, Rahmad Saleh menuturkan, ribuan burung tersebut berhasil diamankan ketika BKSDA Merangin mendapatkan informasi tentang pengiriman burung dalam jumlah besar.

Berbekal informasi tersebut, Jum’at (06/07/2018)  sekitar pukul 09.00. Tim BKSDA Merangin langsung melakukan pengintaian. Hasilnya, tim mengamankan sebuah mobil bus dari Kabupaten Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau menuju Jakarta yang membawa puluhan kotak berisi dua jenis burung langka tersebut.

“Anggota saya berhasil melakukan penyitaan dua jenis burung yang jumlahnya ribuan ekor. Penyitaan ini adalah yang terbesar di tahun ini. Namun, untuk pelakunya tidak ada dikarenakan pelaku hanya mengirimkan barang melalui mobil bus,” ucap Rahmad, Minggu (8/7).

Setelah mendapatkan persetujuan dari Kepala BKSDA Pronvinsi Jambi lanjutnya, ribuan burung dengan harga mencapai Rp 300 juta itu dilepaskan di areal hutan konservasi TNKS di Desa Muara Imat.

“Burung-burung ini masih kecil dan sudah sangat jarang kita temukan habitatnya di hutan belantara. Makanya  kami akan terus mengawasi semua peredarannya. Burung ini sangat dilindungi oleh undang-undang. Kini seluruh burung-burung tersebut sudah berada di alam bebas untuk menyambung hidupnya,” tutupnya. (*)

Penulis/Editor : Ivan Ginanjar