Astagfirullah… Diduga Lecehkan Anak Didiknya, Guru Ngaji di Merangin Nyaris Diamuk Massa

oleh

JURNALJAMBI.CO – IN (47) warga Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin, Jambi yang berprofesi sebagai guru ngaji nyaris diamuk massa. Warga geram lantaran IN diduga telah melakukan tindakan tak senonoh terhadap anak muridnya SC (13).

Atas tindakan tersebut, orang tua korban, SM kemudian melaporkan IN ke Mapolsek Tabir Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Tabir Selatan Iptu Candra Kirana mengungkapkan, dari keterangan korban, persitiwa itu berawal saat korban melakukan aktifitas mengaji bersama IN. Saat asyik mengaji, tiba-tiba IN menyentuh kaki korban sehingga wudhu korban pun batal.

IN lantas menyuruh korban untuk mengambil wudhu kembali. Tanpa ada hal yang mencurigakan, korban menuruti perintah IN. Korban  keluar dari masjid dan mengambil wudhu. Saat di tempat mengambil wudhu, rupanya korban bertemu lagi dengan IN. Entah disengaja atau tidak, IN menyenggol alat vital korban dengan sikut tangannya.

Usai kejadian tersebut, korban berusaha menghindar dan pergi ke lokasi lain untuk mengambil wudhu. Namun tanpa diduga IN kembali mengikuti korban dan kembali melakukan perbuatan yang sama.

Usai kejadian tersebut korban mengalami trauma dan pulang kerumahnya. Mendengar cerita anaknya, orang tua korban pun tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tabir Selatan.

“Terduga pelaku nyaris diamuk massa karena telah dianggap mengotori desa. Kita lakukan pengamanan segera dan terduga pelaku dibawa ke Mapolsek Tabir Selatan,” ujar IPTU Candra Kirana, Selasa lalu (03/07/2018).

“Saat ini korban dan saksi sudah dimintai keterangan. Kasus ini agak rumit dan perlu pembuktian secara akurat. Kami masih mendalami kasus ini. Jika sudah lengkap pemberkasannya barulah kami limpahkan ke Mapolres Merangin,” tutupnya. (*)

Penulis/Editor : Ivan Ginanjar