Tim Nalim-Khafidh Bakal Ajukan 3 Keberatan ke DKPP, Pleno KPU Pastikan Kemenangan Hamas

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pleno penetapan dan pengumuman hasil pemungutan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabuaten Merangin, Rabu (04/07/2018) menyatakan kemenangan mutlak bagi pasangan calon (Paslon) Haris-Mashuri (Hamas).

Pleno yang berakhir pukul 16.50 itu menetapkan paslon nomor urut 2 (Hamas) mendapatkan suara sebanyak 84.166 suara disusul paslon nomor urut 3 Nalim-Khafidh (Nakhaf) dengan perolehan 66.344 suara dan paslon nomor urut 1 Fauzi-Sujarmin (Fajar) sebanyak 37.329 suara.

Komisioner KPU Kabupaten Merangin yang memimpin jalannya sidang Pleno, Janiko mempersilahkan kepada pihak yang merasa keberatan untuk mengajukan keberatan.

“Kami persilahkan kepada pihak-pihak yang ingin mengajukan keberatan. Kami beri waktu selama tiga hari,” ujar Janiko.

Atas hasil tersebut, Agus Purnomo yang mewakili paslon nomor urut 3 Nakhaf mengaku akan mengajukan tiga keberatan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI).

Keberatan pertama, Agus meragukan tandatangan pada formulir C7 di TPS Desa Renah Alai Kecamatan Jangkat. Kedua, Agus juga meragukan hasil pemilihan di sejumlah TPS yang pada proses pemilihan ditemukan adanya pemilih yang menggunakan KTP dari kabupaten luar.

Terakhir, Agus juga akan mengajukan keberatan karena ada saksi dari Nakhaf yang tidak bisa masuk karena PPS merasa kesulitan membaca rekomendasi dari partai. Sehingga saksi Nakhaf tidak bisa masuk ke lokasi pemilihan sampai penghitungan suara.

“Keberatan yang kami ajukan ini untuk penyelenggaran pemilihan dimasa yang akan datang dapat berjalan lebih baik dan lebih mantap. Kalau untuk ke MK rasanya jauh ya…,” ujar Agus.

Disinggung soal hasil pleno KPU, Agus mengaku menandatanganinya.

“Sebenarnya, ditandatangani atau tidak, prosesnya tetap berjalan. Yang penting kami mengajukan keberatan. Fokus kami pada penyelenggaraan, bukan hasilnya. Tapi harus diingat, penyelenggaraan dan hasil pemilu itu satu rangkaian. Kalau penyelenggaraannya tidak baik, maka hasilnya juga tidak akan baik. Begitu juga sebaliknya,” pungkas Agus. (*)

Penulis/Editor   : Ivan Ginanjar