Hamas Menang, Golkar Kembali Jadi Partai Idola, Taboy: Banyak Politisi Lompat Partai

oleh

JURNALJAMBI.CO – Pasca kemenangan pasangan Haris-Mashuri (Hamas) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Merangin, Partai Golongan Karya (Golkar) kembali menjadi partai idola.

Sejatinya, ada empat partai pengusung Hamas. Diantaranya adalah Partai Golkar, Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai baru yakni Partai Berkarya. Hanya saja, pamor Golkar lebih mentereng dan menjadi buruan para politikus.

Sebut saja mantan Ketua DPD Demokrat Jambi yang juga mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) disusul mantan Sekretaris DPC Demokrat Merangin, Hasan Mabruri dan sejumlah politikus lain dari Partai Amanat Nasional serta PDIP.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Merangin, Heri S Mohza tidak menampik kabar tersebut. Pria yang akrab disapa Taboy ini juga menuturkan bahwa DPD II Golkar Merangin kewalahan menampung minat politikus untuk maju dalam pemilihan legislatif melalui partai golkar.

“Banyak politikus yang lompat partai ke Golkar. Begitu juga dengan minat untuk maju dalam pileg. Kami sampai kewalahan untuk melakukan seleksi. Sebab, kuota caleg kita kan terbatas sesuai dengan kursi per daerah pilih,” ujar Taboy.

Hanya saja lanjutnya, pihaknya masih mengalami kendala dalam pemenuhan kuota keterwakilan perempuan.

“Ada satu dapil yang keterwakilan perempuannya belum terpenuhi. Ya hanya kurang satu orang saja. Saat ini kami sedang melakukan seleksi,” ungkapnya sembari menuturkan target 7 kursi di DPRD Merangin.

Berbeda dengan Taboy, Fungsionari Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Bupati Merangin untuk kedua kalinya, Al Haris justru menargetkan 10 kursi di DPRD Merangin.

“Supaya mendarah dagingkan partai Golkar ini Golkar bersih, bangkit, maju dan Golkar menang,” seru Haris dalam sambutannya.

“7 kursi itu sedikit. Minimal 10 kursi,” singkatnya. (*)

Penulis : Busri

Editor    : Ivan Ginanjar