Minta Dibuatkan Kopi Usai Hubungan Badan, Suami Siram Air Panas ke Istri

oleh

JURNALJAMBI.CO- Kepala Satreskrim Polres Muarojambi dan jajarannya melakukan penyelidikan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan korban Nurlida (32).

Korban merupakan warga RT 02 KM 62, Desa Awin Jaya, kecamatan sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Penyelidikan melibatkan tim IT dari Polda Jambi. Itu untuk menemukan keberadaan dari tersangka AS (29).

Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono, saat konferensi pers di Mapolres Muarojambi, Rabu (6/6), mengatakan tersangka AS melakukan kekerasan terhadap Nurlida.

Tersangka melakukan kekerasan dengan cara menyiram tubuh Nurlida menggunakan Air Panas dan sekujur tubuhnya ditempelkan dengan sebuah panci yang telah dipanaskan.

Mardiono mengatakan polisi menangkap pelaku pada Sabtu (12/5).

Dia ditangkap di daerah Simpang Rimbo, di Perumahan Griya Ar-rahim, RT 09, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

“Penangkapan dilakukan pada Sabtu (12/5) sekitar pukul 23.30. Dilakukan bersama ketua RT dan warga setempat. Pelaku ditangkap di rumah saudaranya di Alam Barajo,” ujarnya.

Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono saat melakukan konferensi pers mengatakan, korban mengalami kekerasan pada Jumat, (11/5) sekitar pukul 00.30 WIB dir rumahnya.

“Awalnya tersangka datang untuk menyelesaikan masalah. Kemudian keduanya melakukan hubungan Suami istri. Setelah itu, pelaku minta dibikinkan kopi, yang setelah itu korban langsung memanaskan air,” ucap jelas Mardiono, kepada wartawan saat jumpa pers, di Mapolres Muarojambi.

Saat korban memanaskan air itulah, pelaku langsung langsung mengambil Air Panas tersebut dan menyiramnya kepada korban. Tidak hanya itu pelaku juga sempat memanaskan panci dan pisau.

“Panci tersebut di gunakan pelaku untuk menganiaya korban dengan menempelkan keseluruh tubuh korban. Kemudian korban berteriak minta tolong,” bilang Kapolres.

Mardiono juga mengatakan bahwa pelaku sempat memegang pisau yang sudah dipanaskan tadi namun korban langsung kabur keluar dari rumah untuk meminta pertolongan.

“Namun pelaku kabur dan membawa tiga buah handphone dan sejumlah uang yang merupakan milik korban,” jelas Kapolres. (TRIBUNNEWSBOGOR.COM)