Ultimatum Wakapolri, Polres Merangin Sita Lebih Seribu Botol Miras

oleh

JURNALJAMBI.CO- Beberapa hari lalu, Wakapolri, Komjen Po Syafrudin mengultimatum seluruh Kapolres agar memberantas peredaran minuman keras. Ultimatumnya cukup keras, dia akan mencopot jabatan Kapolres yang membiarkan peredaran miras.

Nah, untuk di Merangin program memerangi miras sudah berjalan dari beberapa hari lalu. Bahkan, terhitung sejak 12 April 2018 hingga Kamis (19/4), Polres sudah menyita lebih dari seribu botol miras di berbagai tempat.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus menjelaskan, ada beberapa merk miras yang sudah disita. Diantaranya Anggur Merah, Bir Bintang dan minuman tradisional beralkohol, Tuak.

“Razia Penyakit Masyarakat (Pekat) sudah kita laksanakan beberapa hari lalu. Lebih seribu barang bukti (BB miras yang kita amankan dengan berbagai merk,”ujarnya, Kamis (19/4) siang.

Menurutnya, tidak hanya sebatas miras saja razia yang digelar pihak Polres. Mereka juga melakukan razia Narkoba dan penyakit masyarakat lainnya seperti perjudian dan tempat diduga mesum.

“Untuk narkoba dan perjudian serta tempat mesum masih kita lakukan razia. Razia Pekat masih berjalan sampai 1 Mei 2018 nanti,”jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pondok Pesantren Kementrian Agama Merangin, H Muhamad Nizar mengapresiasi langkah Polres Merangin dalam memberantas penyakit masyarakat di bumi tali undang tambang teliti.

“Langkah polres dalam memerangi pekat kita apresiasi. ini sangat bagus, agar merangin terhindar dari miras, maksiat, narkoba dan perjudian,”singkatnya.(*)

 

Penulis : Bahtiar

Editor   : Andi Prima Putra