Dua Pemain Barca Marah Besar, Tuding Kekalahan Karena Strategi Pelatih yang Monoton, Kedepan Ganti Pelatihkah?

oleh
foto @forcabarca_ar

JURNALJAMBI.CO,- Barcelona sudah tersingkir dari liga Champpion musim ini, usai dikalahkan AS Roma 3-0 di laga ke dua, Rabu (11/4) dinihari. AS Roma menang agregat 4-4, dimana sebelumnya, AS Roma berhasil mencetak satu gol di Camp Nou, kala tumbang 1-4 dari Barca.

Kekalahan ini rupanya berbuntut panjang. Dilansir bangkapos.com, dua pemain megabintang Barcelona, Pique dan Luiz Suarez marah besar, mereka menuding kekalahan tersebut karena kesalahan dari sang pelatih, Ernesto Valverde.

Ditengah pertandingan, Pique bahkan sempat menghampiri sang pelatih pada pertengahan babak kedua kala Barcelona tertinggal 0-2 dari AS Roma, Gerard Pique menghampiri Ernesto Valverde di pinggir lapangan.

Pique meminta sang pelatih menyesuaikan strategi permainan agar Barcelona dapat mengamankan pertandingan. Eks pemain Manchester United itu pun memberi masukan kepada Valverde soal strategi yang bisa digunakan Barcelona.

Namun, Valverde dengan tegas menolak permintaan Pique tersebut.

“Saya yang menentukan strategi,” kata Valverde.

Pique pun mengalah dan Barcelona harus kebobolan gol ketiga, delapan menit jelang laga usai.

Pemain lain yang juga marah dengan keputusan Ernesto Valverde yaitu Luis Suarez.

Dilansir BolaSport.com dari Don Balon, penyerang bernomor punggung 9 tak bisa menahan emosi di ruang ganti. Ia merasa Valverde menggunakan taktik monoton dan melakukan pergantian setelah pada menit ke-80.

Kekalahan ini juga menimbulkan rumor tentang masa depan Valverde yang terancam di Barcelona.(bangkapos.com)