Warning!!!!!Segera Daptar Sim Card Jika Tidak Ingin di Blokir, di Merangin Sudah ada Korbannya Lho…

oleh
Kadis Kominfo Merangin, Abdul Gani

ARRI KURNIAWAN

JURNALJAMBI.CO,- Pemblokiran kartu sim card bagi pengguna handphone sudah mulai diberlakukan per 1 April 2018. Jika tidak mendaptar, pengguna kartu tidak bisa lagi melakukan panggilan dan mengirimkan Short Massage Service (SMS).

Di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi ternyata sudah ada korbannya. Dia adalah Novi seorang karyawan swasta yang mengaku sudah tidak bisa lagi melakukan panggilan keluar (nelpon). Kata Novi kartunya sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan sejak Senin 2 April 2018 pagi.

“Ga tau ini bang. Sudah tidak bias lagi nelpon kenapa ya,”ujar Novi, heran.

Novi mengaku bingung bagaimana mengaktifkan kembali nomor telpon selularnya. Dia berharap, ada penjelasan dari pihak terkait.

Menanggapo persoalan ini, Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Kabupaten Merangin, Abdul Gani mengatakan, pemblokiran sim card memang sudah diberlakukan per 1 April 2018 atau sehari lalu.

Ini kata dia sesuai dengan peraturan permen nomor 14 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan mentri komunikasi dan informatika no 12 tahun 2016 registrasi pelangan jasa telekomunikasi.

“Registrasi kartu itu penting. Ini dimaksud melindungi masyarakat dari tindak penipuan, kejahatan dan pelanggaran hukum melalui sarana telepon seluler dan media elektronik lainnya,”jelas Abdul gani, Senin (2/4) siang.

Diapun mewanti masyarakat, jika pelanggan tidak melakukan registrasi sampai 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan dan SMS incoming (masuk).

Dalam keadaan ini, pelanggan tidak dapat melakukan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar, serta juga tidak bisa menerima layanan panggilan dan SMS. Pemblokiran tidak mencakup layanan data internet.

“Kemudian, jika pelanggan tidak melakukan registrasi sampai 30 April 2018, maka pada 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total,”terangnya.

Dalam keadaan tersebut, pelanggan tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

Untuk kartu yang sudah diblokir atau yang belum saat ini masih ada waktu bagi masyarakat untuk melakukan registrasi kartu hingga 1 Mai 2018 nanti. Dia juga menghimbau, masyarakat jangan percaya berita bohong yang menyarankan untuk tidak melakukan registrasi.

“Nanti yang rugi kan masyarakat juga. Silahkan registrasi kartu handphone nya, kirimkan nomor KTP dan nomor KK,”pintanya.(*)

Untuk lebih lengkap, berikut cara registrasi kartu SIM untuk mengaktifkan nomormu yang sudah diblokir.

Pastikan kamu memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP serta nomor KK (Kartu Keluarga). Meski SMS dan panggilan keluar telah diblokir, kamu masih tetap bisa SMS ke 4444. Berikut caranya.

Pelanggan Baru

Tata cara atau format registrasi via SMS bagi pengguna yang membeli kartu SIM perdana adalah sebagai berikut:

  1. Indosat, Smartfren, Tri

NIK#NomorKK#

  1. XL Axiata

Daftar#NIK#Nomor KK

  1. Telkomsel

Reg(spasi)NIK#NomorKK

Jika sudah selesai mengetik format di atas, kirim SMS kamu ke nomor 4444.

Pelanggan Lama

Lain lagi dengan tata cara registrasi ulang via SMS bagi pelanggan lama. Berikut formatnya:

  1. Indosat, Smartfren, dan Tri

ULANG#NIK#NomorKK#

  1. XL Axiata

ULANG#NIK#NomorKK

  1. Telkomsel

ULANG(spasi)NIK#NomorKK#

Jika sudah mengetik format di atas, kirim SMS ke nomor 4444.