Prabowo: Dulu Saya Dibilang Ngawur soal Bocor Ribuan Triliun Rupiah, Tapi Sekarang…

oleh

JURNALJAMBI.CO – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke Soreang, Kabupaten Bandung sebagai bagian dari tour ‘Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat’.

Di hadapan ratusan kader dan simpatisan partai, Prabowo menyinggung soal uang triliunan rupiah milik WNI yang disimpan di luar negeri.

[irp posts=”6872″ name=”Prabowo: Negara Kita Memprihatinkan, Hidupnya dari Utang”]

Dikuti dari jurnalindonesia.co.id, Prabowo mengatakan, dirinya pernah diejek lantaran mengungkapkan soal itu. Namun belakangan, pernyataannya tersebut diakui kebenarannya oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Waktu dulu saya bicara dan saya mengatakan, Indonesia kebocorannya Rp 1.000 triliun tiap tahun, saya diejek, dibilang Prabowo ngawur, Prabowo mengada-ada, Prabowo bukan ahli ekonomi, baca bukunya di mana,” kata Prabowo saat berpidato di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung, Jabar, Jumat (30/3/2018).

“Ternyata sesudah satu-dua tahun, Menteri Keuangan Pemerintah Jokowi sendiri mengakui ada ribuan triliun rupiah yang berada di luar negeri,” lanjutnya.

“Menteri Keuangan sendiri yang mengaku, Rp 11.000 triliun lebih uang Indonesia menginap di luar negeri. Berarti Prabowo benar, dong,” ujar Prabowo.

Karena itulah, kata Prabowo, Indonesia mengalami ketimpangan ekonomi. Salah satunya adalah lantaran uang milik WNI mengalir ke luar negeri.

“Kekayaan kita tidak tinggal di republik kita, kekayaan kita terus menerus mengalir ke luar negeri,” ucapnya.

Adapun pernyataan yang dimaksud Prabowo adalah terkait kebijakan program pengampunan pajak (Tax Amnesty) yang pernah disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi. Kala itu, Jokowi mengakui ada Rp 11.000 triliun uang milik WNI yang disimpan di luar negeri.

“Banyak sekali uang milik orang Indonesia di luar (negeri). Ada data di kantong saya, di Kemenkeu di situ dihitung ada Rp 11.000 triliun yang disimpan di luar negeri. Di kantong saya beda lagi datanya, lebih banyak. Karena sumbernya berbeda,” kata Jokowi dalam acara sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8/2016).(*)