Mereka Bakar 10 Kg Ganja, Lihat Apa yang Terjadi Kemudian…???

oleh -2 views

DEFA

JURNALJAMBI.CO, – Sebanyak 10 Kilogram Narkotika jenis Ganja dibakar di depan Mapolres Sarolangun, Kamis (29/3/2018) pagi. Ganja ini merupakan hasil tangkapan Satreskrim selama operasi siginjai beberapa waktu lalu.

Kapolres Sarolangin AKBP Dadan Wira Laksana memimpin langsung pembakaran Ganja tersebut. Dia juga didampingi oleh Kajari Sarolangun, perwakilan Pemerintah Daerah serta pihak Pengadilan Negeri Sarolangun.

Pantauan dilokasi pembakaran, Ganja tersebut ditaruh didalam drum kosong. Kemudian secara simbolis bersama-sama Kapolres beserta tim langsung melakukan pembakaran.

Saat dilakukan pembakaran, mereka tampak menggunakan masker, selain pihak yanag ditunjuk, tidak dibolehkan mendekat. Ini dilakukan mengingat asap yang ditimbulkan oleh pembakaran Ganja itu bisa membahayakan.

Seusai prosesi dilaksanan, AKBP Dadan langsung mnggelar jumpa pers. Dihadapan awak media dia mengatakan, Narkoba adalah jenis kejahatan yang paling utama diberantas sesuai interuksi presiden. Sebab bukan hanya pemakai yang terkena imbas, tapi berdampak sangat buruk pada orang lain terutama generasi muda.

“Sesuai dengan instruksi Pak Presiden Narkoba akan menjadi perhatian utama kita,” katanya.

Dikatakan Kapolres, pemberentasan Narkoba bukan hanya memberantas bandar saja, tapi juga harus aktif melakukan pencegahan peredarannya.

“Kalau selama ini ada pertanyaaa kemana saja Narkoba hasil tangkapan, hari ini terjawab dan kita musnahkan,” tuturnya.

Ganja yang dimusnahkan itu hasil penindakam selama Operasi Siginjai beberapa waktu yang lalu. Dengan total berat hampir 10 Kg dengan nilai sekitar 40 juta rupiah. Ganja tersebut tertangkap di Desa Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun dan Pulau Lintang Kecamatan Batin VIII dari tersangka Husni Mubarok da Sudirman.

“Kami tidak melihat nilainya, tapi jiwa yang bisa diselamatan karena BB bisa kita cegah masuk ke tengah masyarakat,” tandasnya.

Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada TNI dan segenap elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif melakukan pemberantasan Narkoba.

“Mari kita bersama-sama berperan aktif sehinga bumi Sarolangun yang kita cintai ini bebas dari peredaran Narkoba,” tukasnya. (*)