Pondok Perambah TNKS Mulai di Eksekusi

oleh

Andi Prima Putra

JURNALJAMBI.CO, – Kepala Bidang Wilayah Satu Balai Besar Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Jaya Sumpena menegaskan akan membongkar sekitar 22 unit pondok milik perambah di kawasan TNKS, wilayah SungaiTenang, Kecamatan Jangkat, Merangin-Jambi.

Penegasan ini dikatakannya, Senin (26/3/2018) seusai menggelar rapat koordinasi bersama TNI-Polri dan Gakum Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORS) di Polres Merangin. Dia menjelaskan razia gabungan itu digelar selama Empat hari ke depan.

“Hari ini kita akan turun ke lapangan. Kita akan melakukan pengecekan lansung dan melihat kondisi di sana,”ujarnya kepada awak media, Senin (26/3).

Menurutnya, jauh sebelum tim gabungan turun, pihak TNKS sudah lebih dulu melayangkan surat peringatan dan pemberitahuan. Bahkan, surat sudah dilayangkan sebanyak Tiga kali berturut-turut.

“Surat pertama dilayangkan, mereka janji akan keluar dari kawasan (TNKS,red). Mereka sepakat akan membongkar pondok mereka sendiri,”terangnya.

Meski demikian, ternyata ada beberapa diantara mereka yang tidak mau pondoknya digongkar. Kata Jaya, ada perambah yang menyerahkan pondok kepada tim untuk dibongkarkan.

“Makanya kita turun ke lokasi. Ada beberapa diantara mereka menyerahkan kepada kita membongkarnya, ya kita bantu. Intinya, apapun itu, pondok di kawasan TNKS tetap kita bongkar,”tegasnya.

Menurutnya, dari data yang sudah masuk ke balai TNKS, di dalam kawasan masih ada sekitar 22 pondok yang bercokol. Senin sore, tim dari Polhut, TNI, Polisi dan masyarakat akan mendatangi lokasi, jika masih ada pondok yang berdiri, akan dilakukan pembongkaran.

“Dari data dilapangan ada sekitar 22 pondok yang masuk dalam area razia kita. Tapi kita lihat lagi hari ini dilapangan, apakah masih sebanyak itu atau malah bertambah. Intinya tetap ditertibkan, jelas ya,”tukasnya.(*)