Program E-Samsat Kurang Diminati Penduduk Kota Jambi

oleh

M.TAMI

JURNALJAMBI.CO – Program Elektronik Samsat (E-samsat) yang godok oleh Pemerintah Provinsi Jambi masih kurang diminati oleh wajib pajak.

Masyarakat Kota Jambi misalnya, sampai saat ini masih sangat minim masyarakat wajib pajak yang memanfaatkan program E-samsat untuk membayar pajak.

Kepala Samsat Kota Jambi, Makruf mengatakan meski pihaknya sudah beberapa kali mensosialisaaikan program E-samsat namun sampai saat ini masyarakat Kota Jambi masih minim memanfaatkan program E-samsat untuk membayar pajak.

“Masih seperti dulu. Masyarakat belum banyak memanfaatkan E-samsat ini,” kata Makruf saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (22/3/3018).

Ada beberapa faktor yang disinyalir menjadi penyebab program itu kurang diminati. Diantaranya, program E-samsat yang digodokan oleh Pemprov Jambi saat ini masih belum dilengkapi mesin pencetak pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) seperti yang dimiliki oleh Pemprov Jawa Timur.

“Sehingga untuk pengesahan STNK harus datang ke Kantor Samsat. Itu wajib dilakukan karena pengesahan dilakukan setelah pembayaran,” tutur Makruf.

Meski mengaku itu merupakan salah satu kelemahan jika dibanding tempat lain, Makruf menyangkal jika itu merupakan faktor utama penyebab program E-samsat kurang diminati.

Menurutnya, masih ada faktor lain yang juga diduga menjadi penyebab E-samsat kurang diminati masyarakat Kota Jambi, diantaranya, bagi masyarakat wajib pajak yang ingin memanfaatkan program E-samsat untuk membayar pajak harus memiliki tabungan di Bank 9 Jambi.

“Bank lain gak bisa. Sementara yang memakai Bank Jambi itu mayoritas pegawai (PNS). Masyarakat biasa itu sepertinya belum terlalu banyak,” cerita makruf. (*)