Warga Keluhkan Tindaklanjut Pengaduan Dana Desa, Inspektorat: Kalau Tidak Puas Itu wajar

oleh -2 views

DEFA

JURNALJAMBI.CO – Sepanjang tahun 2017, Inspektorat Kabupaten Sarolangun, Jambi menerima sedikitnya 7 pengaduan penyelewengan dana desa (DD). Sayangnya, tindak lanjut Inspektorat soal tidak adanya sanksi pidana membuat warga merasa tak puas.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Sarolangun, Emalia Sari menganggap ketidakpuasan masyarakat sebagai suatu hal yang wajar. Ia menuturkan, kebijakan pengembalian dana yang telah diselewengkan merupakan bagian dari pembinaan.

“Enak ya kalau ada penyelewengan tidak kena sanksi pidana, cukup dengan mengembalikan uang. Aturannya memang begitu, kita bina dulu, kalau tidak bisa dibina ya kita lanjutkan ke proses hukum. Bila ada ketidakpuasan masyarakat dari hasil tindaklanjut teresbut ya gitu hal yang wajar,” ujar Emalia.

Kata Emalia, temuan dalam penyelewengan DD tidak hanya dalam bentuk penyalahgunaan anggaran, tetapi ada juga temuan yang sifatnya kekurangan volume pekerjaan.

“Jumlahnya juga bervariasi. Ada yang berkisar diatas seratus juta rupiah dan ada yang angkanya dibawah seratus juta rupiah,”sebutnya.

Disinggung, soal tindaklanjut pengaduan masyarakat Desa Lubuk Sayak terhadap penggunaan Dana Desa, P2DK dan bantuan Pemrov Jambi, Emalia Sari mengakui pengaduan tersebut sudah diterima.

“Insepktorat akan menindaklanjuti pengaduan masyarakat Desa Lubuk Sayak. Pihak atasan kami juga minta ditindaklanjuti, tapi akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang tepat. Sebab, surat pengaduan tersebut diterima setelah kami menetapkan tim audit Inspektorat untuk turun ke lapangan,” jelasnya. (*)