Babak Belur, Dua Pencuri Kulit Kayu Manis Nyaris Tewas Dihajar Massa

oleh

YOSEP

JURNALJAMBI.CO – Kesabaran warga terhadap aksi pencurian kulit kayu manis agaknya sudah mencapai batas. Jum’at (16/3) sekitar pukul 20.00 amarah warga Desa Sungai Dadap Kecamatan Siulak, terlampiaskan ketika memergoki dua pelaku pencurian kulit manis yang kian marak.

Akibatnya, dua pelaku pencurian babak belur dan nyaris tewas dihajar massa. Keduanya adalah MM (18) warga Desa Mukai Mudik dan RF (17) warga Tebing Tinggi Kecamatan Siulak Mukau Kabupaten Kerinci.

“Pencurian kulit kayu manis sudah berulang kali terjadi. Makanya warga sangat geram dan akhirnya langsung menghakimi pelaku. Untung ada polisi, kalau tidak, ceritanya pasti berbeda,” ujar warga.

Kapolsek Gunung Kerinci, Iptu Sahrum Muklis membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pelaku hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di RSU Mayjend HA Thalib.

“Kedua pelaku masih dirawat. Keduanya kepergok sedang mengkuliti kulit kayu manis di kebun milik Arlis. Pelaku tidak menyadari bahwa pemilik kebun, Arlis masih berada disekitar kebun,” ujarnya.

Arlis yang mengetahui ada aksi pencurian dikebunnya, langsung memberitahu warga sekitar. Warga yang sudah geram lantas menangkap keduanya yang saat itu belum menyadari aksinya telah diketahui.

“Warga datang ramai-ramai dan langsung menghakimi warga. Bukan hanya pelaku, motor milik RF juga hangus dibakar. Kami yang mendapat kabar tersebut langsung menuju ke TKP dan mengamankan tersangka sekaligus mengendalikan situasi,” sebut Muklis.

“Dalam kejadian itu, kedua pelaku sudah berhasil mengkuliti kulit kayu manis seberat 9 kg,” pungkasnya. (*)