Tak Ajukan Surat Cuti Kampanye, KPU Bisa Hentikan Kampanye Anggota Dewan

oleh
Ketua KPUD Merangin, Iron Syahroni

ARRI KURNIAWAN

JURNALJAMBI.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merangin sudah melakukan himbauan kepada seluruh pejabat negara yang berstatus anggota parlemen, agar mengurus surat izin cuti untuk melakukan kampanye calon kepala daerah yang saat ini sedang berlansung.

Ketua KPUD Kabupaten Merangin, Iron Syahroni mengatakan, hingga Kamis (15/3/2018) siang, pihaknya belum menerima laporan adanya anggota dewan yang mengajukan surat cuti kampanye untuk calon kepala daerah yang diusung oleh partai mereka.

“sudah sering kita katakan, agar pejabat Negara yang terlibat politik urus suarat izin kampanye. Sampai saat ini belum ada satupun (anggota DPRD, DPD) yang memiliki izin kampanye,”kata Iron Syahroni, Kamis (15/03/28).

Untuk itu, kata Iron, pihaknya akan menyurati secara resmi para anggota parlemen yang terlibat dalam kampenye kepala daerah. Kata dia, pejabat negara yang tidak melayangkan surat izin resmi, namun dilapangan mereka ikut kampanye, maka mereka bisa diproses dengan pelanggaran kode etik.

“Kalau ada masyarakat atau tim paslon yang kurang puas dengan ini (melihat ada anggota dewan kampanye tapi belum berizin) silakan ngajukan surat keberatan kepada Panwaslu Kabupaten. Nanti Panwas akan merekomendasikan pada KPU. Kalau ada indikasi pelanggaran kami bisa bertindak, (menghentikan kampanye),”tegas Iron.

Jika dirunut pada kampanye beberapa minggu sebelum ini, di Merangin sudah banyak terpantau para anggota DPRD yang parpolnya mengusung kandidat dan anggota DPD ikut mensosialisaikan jagoannya.

Tiga Paslon Pilkada Merangin 2018-2023, Al Haris-Mashuri, Fauzi Ansori-Sujarmin, dan Nalim-Khafid Moein terpantau juga sudah bergerak melantik tim pemenangan mulai dari, tim koalisi partai, tim keluarga, simpatisan, Korcam, Kordes, dan korlap.(*)