Terkait Penyebaran Kalender Pemkab dengan Wajah Bupati Non Aktif, Panwaslu: Secara Etika Tidak Pas

oleh
Ketua Panwaslu Kabupaten Merangin, Albert Trisman

ARRI KURNIAWAN

JURNALJAMBI.CO- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Merangin masih mengkaji hasil keterangan yang disampaikan oleh Kabag Humas Merangin, Hendri Putra kepada pihaknya, Rabu (14/3) siang.

Ini terkait adanya laporan dari salah satu tim sukses kandidat bupati merangin 2018-2023 yang memprotes kebijakan kabag humas melakukan penyebaran kalender Pemkab yang masih dengan beground Bupati Merangin non aktif, Al Haris yang kini kembali maju sebagai calon bupati untuk ke duakali.

“Memang benar sudah kita minta keterangan,dari kabag humas pemkab merangin terkait dengan penyebaran kalender yang memasang foto Bupati yang kembali bertarung di pilkada merangin” ujar Ketua Panwaslu Merangin, Albert Trisman, Rabu.

Alber menyebutkan, panwas saat ini sedang melakukan kajian apakah ada unsur pelanggaran dari penyebaran kalender itu. Meski masih dikaji, dia mengakui, penyebaran itu tentu menguntungkan kandidat incumbent yang kembali maju bertarung.

“Tentu saja menimbulkan keuntungan bagi salah satu kandidat calon bupati yang akan bertarung dalam pilkada merangin besok,”tegasnya.

Masalah apakah panwas akan merekomendasikan kalender itu akan ditarik atau tidak, Albert juga belum bisa memutuskannya.

“Belum bisa disebut pelanggaran. Tapi secara etika tidak pas. Sebab incumbent masih maju pada pilkada mendatan. Semestinya kalendernya tidak boleh di sebarkan, tapi rekomendasi penarikan masih kami kaji ulang,”tandasnya.(*)