Soal Uang Ketok Palu dan Fee 2 Persen, Erwan Malik: Yang Setuju Itu Bukan Saya, Tapi Gubernur !

oleh

M.TAMI

JURNALJAMBI – Erwan Malik, satu dari tiga terdakwa dalam kasus dugaan suap ‘uang ketok palu’ untuk pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2018 mengatakan dirinya hanya sebagai perantara dalam persoalan itu.

Menurut Erwan, Dia bukan la orang yang menyanggupi permintaan dari anggota dewan untuk pengesahan RAPBD itu dijadikan APBD.

” Yang setuju itu bukan saya tapi pak Gubernur (Zola Red’),” kata Erwan Malik dimuka sidang, Senin (12/3/208).

Dikatakan Erwan, pada waktu itu dirinya mendapat telpon dari Zoerman Manaf untuk datang ke kantor DPRD Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan itu, menurut Erwan yang dibahas adalah soal ‘uang ketok palu’ untuk anggota dewan dan fee proyek pembangunan jalan play over sebesar 2 persen dari total anggaran yang mencapai Rp 130 milyar.

Permintaan itu, lanjut Erwan disampikannya langsung kepada Gubernur Jambi Zumi Zola.

Mendengar laporan itu, Menurut Ewan Zola kaget dan bilang permintaan itu sama dengan tahun sebelumnya.

” Saya diperintahkan untuk konsultasi dengan Asrul,” tutur Erwan menceritakan. (*)