Dituntut Konsumen Rp 1 Triliun, Ini Kata Djarum dan Gudang Garam

oleh

JURNALJAMBI.CO –  Seorang warga bernama Rohayani (50), melayangkan somasi terhadap PT Djarum Tbk dan PT Gudang Garam Tbk. Namun kedua perusahaan rokok itu mengaku belum mendapatkan somasi yang dilayangkan Rohayani dengan dua pengacaranya Todung Mulya Lubis dan Azas Tigor Nainggolan.

“Belum, kita belum terima somasinya, saya malah baru tahu dari mas,” kata Communication Manager Djarum Budi Darmawan seperti dilansir Kontan, Jumat (8/3/2018).

Hal serupa juga dikatakan oleh Corporate Secretary PT Gudang Garam Tbk Irwan Tricahyono.

“Saya belum dengar ada somasi malah. Dan sekarang juga posisi lagi di Kediri. Saya no comment dulu,” katanya.

Lantaran mengaku belum menerima somasi tersebut, baik Budi maupun Irwan satu suara untuk tak memberi komentar lebih lanjut.

“Saya belum bisa kasih komentar karena memang belum diterima somasinya,” ucap Budi.

sebelumnya, Todung bersama Tigor melayangkan somasi penggantian rugi atas Rohayani kepada Djarum dan Gudang Garam. Sebab Rohayani menjadi kecanduan dan memiliki penyakit akibat mengonsumsi rokok milik dua produsen tersebut.

“Sekarang paru-paru saya sudah kena, selain itu saya juga batuk-batuk berdahak,” kata Rohayani dalam jumpa pers di Equity Tower.

Todung mengaku telah mengirim somasi pada 19 Februari lalu. Namun diakuinya, ia baru menerima laporan bahwa somasi telah diterima kedua perusahaan tersebut pada awal Maret. Dalam tuntutannya, Todung dan Azas meminta kedua perusahaan mengganti kerugian yang diderita Rohayani.