Sudah Turun ke Dua Desa, Tim Satgas Kemendes Temukan Indikasi Mark Up, Berkasnya Bakal Dilimpahkan ke Polres

oleh
Ketua Tim Satgas Dana Desa Kemendes, Ma'roef Irffhany

ARI KURNIAWAN

JURNALJAMBI.CO- Tim Satgas Dana Desa dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sudah turun ke dua desa dalam Kabupaten Merangin. Dua desa itu adalah Desa Sungai Tabir Kecamatan Tabir Barat dan Desa Aur Duri Kecamatan Nalotantan.

Jumat (2/3/2018) siang Tim Satgas Dana Desa itu masih terlihat berkutat melakukan pemeriksaan kepada dua Kepala Desa tersebut, Kades Sungai Tabir, M Juri dan Kades Aur Duri M Rifyawan di Kantor Inspektorat Merangin.

Tidak hanya kepala desa saja, beberapa pendamping desa dan camat juga dipanggil untuk mendampingi Tim Satgas. Beberapa jam pemeriksaan, sorenya Tim Satgas akhirnya keluar dari ruang pemeriksaan.

Awak media langsung menyerbu ketua Tim Satgas, Ma’ruef. Dia dicerca berbagai pertanyaan terkait hasil pemeriksaan. Kepada wartawan, ketua Tim Satgas membeberkan beberapa item pemeriksaan yang dilakuannya, diantaranya adalah melakukan pengecekan terhadap fisik proyek dana desa dan beberapa item lainnya.

“kami ditugaskan melakukan audit random untuk mengaudit secara acak dana desa diseluruh Indonesia. Untuk desa yang diperiksa di Merangin, kita sudah turun ke Desa Sungai Tabir Kamis kemarin. Untuk Desa Aur Duri kami periksa tadi, Jumat (2/3/2018),”ujar Ketua Tim Satgas Dana Desa, M Ma’roef Irfhany, saat dibincangi awak media di Kantor Inspektorat Merangin, Jumat (3/2) sore.

Lalu, dari pemeriksaan itu apakah ada yang sudah mengarah ke ranah korupsi? M Ma’roef tak mau menyebutkannya. Namun demikian, Ma’roef mengaku dari dua desa, satu diantaranya terindikasi melakukan Mark Up dana desa.

“Ada proyek desa yang fisiknya tidak sesuai dengan yang dianggarkan. Ada juga proyeknya ada, fisiknya tidak ada. Diantara dua desa yang kita periksa, satu memang ada barang bukti, saya sendiri melihat, memang volume proyek kurang, ”bebernya.

Hasil pemeriksaan ini, lanjut Ma’roef akan dilimpahkan ke Polres Merangin, Sabtu (3/3/2018) atau besok pagi.

“Kedua desa yang kita periksa akan kita limpahkan hasilnya ke Polres Merangin untuk ditindaklajuti, besok pagi,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Inspketorat Kabupaten Merangin, Hatam Tafsir saat dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan bahwa dua desa di merangin dijadikan sample oleh Tim Satgas Kemendes.

“Sayapun sebenarnya kaget, karena sebelum turun ke merangin (Satgas) tidak ada kabar atau surat resmi dari Satgas Dana Desa dan memang mendadak. Tapi saya sudah lapor bupati,”ujarnya.(*)