Cek Endra Ngadu ke Kapolda

oleh

DEFA

JURNALJAMBI.CO,– Bupati Sarolangun Cek Endra memberikan pemaparan terkait kondisi Sarolangun terupdate kepada Kapolda  Jambi Brigjen Pol Muchlis yang datang ke Sarolangun, Selasa (27/2/2018) siang kemarin.

Dia curhat karena ada beberapa sarana pemerintah daerah untuk Polres Sarolangun yang terabaikan. Sarana tersebut adalah beberapa pos polisi yang dibangun menggunakan dana APBD kabupaten.

Kata dia pos tersebut terletak di Kecamatan Limun tepatnya Eks Marga Bukit Bulan, Pauh, Mandiangin, Cermin Nan Gadang, Air Hitam dan beberapa lokasi lainnya. Kondisi pos polisi itu tidak berfungsi alias beroperasi.

Padahal, kata Cek Endra, pos dibangun agar polisi bisa menempatinya, sehingga masyarakat dilokasi pos merasa nyaman dari kerawanan tindakan kriminalisasi.

“Kondisi kita kondusif, ada beberapa masalah perlu bantuan dari pak Kapolda. Adanya yang sudah dibangun pos polisi tapi belum berisi polisi,ini sudah mendesak karena ada pos pol yang kita bangun sudah dua tiga tahun tapi belum ada,” kata Cek Endra.

Ia menyebutkan, bangunan yang sudah dibangun tersebut, jika tak ditempati dikhawatirkan bangunannya malah jadi rusak atau terkendali dan juga menjadi keluhan masyarakat agar mengharapkan adanya aparat yang bertugas.

“Agar pos itu bisa menjadi pengamanan bagi masyarakat, ada di Limun,  CNG,  Air Hitam, Mandiangin dalam.  Dan saya khawatir,kalau lama tak ditempati nanti akan rusak. Pak Kapolda janji bulan Maret ini akan membantu,”jelasnya.

Sementara itu Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis, terkait hal tersebut mengatakan akan dicarikan solusinya. Ia menyebutkan dalam waktu dekat ini akan segera membicarakan ini dengan bawahannya. Apalagi sebentar lagi akan ada pelantikan Bintara,  dan kemudian akan didorong sebagian pasukan untuk penambahan personil di Kabupaten Sarolangun.

“Segera akan saya bicarakan soal itu,  sebentar lagi kita akan pelantikan bintara baru ini,  kita akan dorong untuk sebagian pasukan diarahkan ke sarolangun. Nanti kita hitung berapa kesediaan dan berap kebutuhan, minimalnya ada penambahan di Sarolangun,” tukasnya.(*)