Syahbandar: Fitnah itu Pak Erwan, Demi Allah Demi Rosulullah Gak Ada!!!

oleh

TAMI

JURNALJAMBI.CO, JAMBI – Terdakwa kasus dugaan suap ‘uang ketok palu’ RAPBD Provinsi Jambi, Erwan Malik membantah beberapa poin yang disampaikan oleh Syahbandar dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Senin (26/2/2018).

Erwan mengatakan, apa yang disampaikan oleh Syahbandar berbeda dari yang sebenarnya. Salah satunya soal pertemuan Syahbandar dengan Gubernur Jambi, Zumi Zola di Jakarta.

” Pertemuan itu terkait dengan pembicaraan uang ketok ini pak,” kata Erwan diruang Kartika Pengadilan Tipikor Jambi.

Bukan tanpa alasan dirinya mengatakan begitu, menurut Erwan sebelum bertemunya Syahbandar dengan Zumi Zola, pimpinan DPRD Provinsi Jambi pernah bertemu dengan dirinya digedung DPRD Provinsi Jambi, dalam pertemuan itu yang dibahas adalah terkait dengan permintaan uang dan proyek untuk pimpinan Dewan agar DPRD Provinsi Jambi dapat menyetujui RAPBD Provinsi Jambi disyahkan menjadi APBD.

tetapi, permintaan itu ia jawab dengan normatif dan bilang bahwa dirinya tidak mengetahui soal itu.

, menurut Erwan salah satu pimpinan Dewan memintanya untuk bertanya dengan pihak Dinas PUPR dengan alasan pihak PUPR lebih faham soal itu.

” Maka saya telpon la Pak Arfan,” tutur Erwan.

Meski Arfan telah hadir, menurut Erwan apkah bisa dipenuhi permintaan itu dipenuhi belum juga dapat dipastikan, mengingat, status dari keduanya masih Pelaksana Tugas (Plt).

Menyikapi hal itu, menurut Erwan salah satu pimpinan DPRD Provinsi Jambi yakni Zoerman Manap langsung menelpon  Gubernur Jambi.

” Namun sampai 2 kali ditelpon gak nyambung,” tutur Erwan.

Akhirnya, kata Erwan, Pimpinan DPRD yang memanggilnya itu menegaskan akan menemui langsung Zumi Zola untuk meminta kepastian soal ini, inilah yang menjadi alasan kuat Erwan mengatakan pertemuan Syahbandar dengan Zola di Jakarta ada kaitannya dengan ‘uang ketok palu’ tersebut.

” Waktu itu Pak Arfan saksinya,” ucap Erwan meminta Syahbandar

Menanggapi hal itu, Syahbandar membantah dan menuding apa yang disampaikan oleh Erwan itu bohong.

” Fitnah itu Pak Erwan, Demi Allah demi Rosulullah gak ada,” kata Syahbandar.

Sebelumnya, Syahbandar dalam kesaksiannya mengatakan dirinya pernah bertemu dengan Zumi Zola di Hotel Mulya Jakarta.

Namun pembicaraan itu kata Syahbandar bukan la soal permintaan ‘uang ketok palu’ melainkan soal program Pemerintah Provinsi Jambi.

Ada beberapa poin yang menurut Syahbandar dibicarakannya bersama Zola kala itu, diantaranya soal kinerja dari Pejabat yang masih berstatus Plt yang menurut Syahbandar bagus dan layak dipertahankan dan masalah pilkada juga turut dibicarakan.

” Saya hanya memberi masukan saja sama beliau (Zumi Zola Red’),” ujar Syahbandar.(*)