Direktur Dampingi Pj Bupati dan Sekda Tinjau Sembilan Orang Warga Diserang DBD

oleh

ANTO

JURNALJAMBI.CO – Kabar adanya 9 warga Merangin terserang penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) mengejutkan Pj Bupati Merangin Husairi. Rabu (20/2) pagi, dia lansung meninjau ke rumah sakit Kolonel Abundjani Bangko.

Di rumah sakit, Husairi didampingi Sekda Merangin, Sibawaihi diterima oleh Direktur RSD, Berman Saragih. Tak menunggu waktu lama, ketiga pejabat Merangin tersebut lansung melihat kondisi terkini 9 warga yang terserang DBD tersebut.

“Kemarin waktu saya dijakarta dapat informasi bahwa di Merangin marak wabah DBD maka dari itu sampai di Merangin langsung kita lihat kondisi warga kita,” ujar Husairi Rabu (21/02/2018).

Dari 9 orang yang terserang, satu diantaranya meninggal dunia. Untuk korban yang tidak terselamatkan itu, Husairi turut berbelasungkawa.

“Saya mengucapkan turut berduka cita, atas salah satu warga kita sudah meninggal akibat wabah DBD ini, dan kedepan saya menghimbau agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Husairi.

Terkait data korban DBD, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin, Solahuddin mengakui adanya 9 warga merangin yang terjangkit.

“Benar, satu diantara korban warga sungai ulak meninggal akibat wabah DBD ini,” ujar Solahuddin.

Menurut Solahuddin per 1 Januari sampai 21 Februari 2018, sudah sembilan orang yang dirawat di RS Kol Abundjani yang rata-rata merupakan anak-anak.

“Selama tahun 2018 yang rata-rata yang terjangkit semuanya adalah anak-anak,” terang Solahuddin.

Diapun mengaku sudah mengambil langkah pencegahan seperti Fogging (pengasapan), dan pemberian abate (obat pembunuh jentik nyamuk), Solahuddin menegaskan yang terpenting kebersihan lingkungan yang diutamakan.

“Selain fogging dan pemberian abate yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan,” tukasnya. (*)