Hati-hati, Modus Baru Kejahatan di ATM, di Merangin Ada Warga Merugi Belasan Juta saat Transaksi..Modusnya Apa Ya..????

oleh
Ilustrasi/net

Andi Prima Putra

BANGKO- Seorang warga di Merangin, Jambi, Sri Hayati terpaksa harus kehilangan uang Rp.17 juta saat bertransaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ini terjadi setelah dia mengikuti arahan seorang pria tak dikenalnya, rupanya arahan itu hanya kedok penipuan modus baru pelaku kejahatan di ATM.

Modusnya pun sangat rapi, dari informasi yang diperoleh, kejadian penipuan yang menimpa Sri berawal saat dia melakukan transaksi penarikan uang di salah satu ATM di Kota Bangko pada Minggu (4/2) sore sekitat pukul 16.21 WIB.

Saat itu, tiba-tiba kartu ATM miliknya tertelan dalam mesin penarik uang tersebut. Korban pun berusaha mengeluarkan kartu miliknya.

Saat kasak kusuk di dalam ATM, seorang pria tak dikenalnya masuk ke bilik ATM, pria itu lalu memberi arahan kepada Sri untuk menghubungi nomor telpon yang tertera di kaca ATM.

Sri langsung menghubungi nomor tersebut. Rupanya, hal inilah awal petakan bagi dia, ditelpon, Sri diminta memberikan nomor PIN ATM miliknya, tanpa curiga, diapun mengabulkan permintaan tersebut.

Sayangnya, setelah memberikan nomor PIN, tidak ada kabar lagi yang diterimanya. Hingga sampai Senin (5/2) pagi, dia kaget saat mengurus kartu ATM nya yang tertelan di Bank.

Saat dicek, uang senilai Rp.17.819.203 sudah hilang, padahal dia merasa tidak mengambil uang tersebut. Curiga menjadi korban penipuan, dia lalu melapor kasus ini ke Polres Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Kade Utama, melalui Paur Humas Polres Merangin Ipda Sitorus mengatakan korban melapor kejadian itu, Senin (6/4) kemarin.

“Pelapor ini kehilangan uang Rp 17 juta lebih, awal kejadiannya saat pelapor ingin menarik uang di ATM. Namun kartu ATMnya tertelan, tidak lama setelah itu datang orang yang tak dikelanya menyarankan untuk menghubungi nomor yang tertera di kaca ATM,” kata Sitorus.

“Polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini. Warga juga harus hati-hati jika ada hal seperti itu, apa lagi mengikuti saran orang yang tidak dikenal,” tukasnya.(*)