Jika Dikeluarkan SPT Baru, Pol PP Sarolangun Siap Eksekusi PKL Pasar Singkut

oleh

DEFA

JURNALJAMBI.CO, – Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Sarolangun siap melakukan eksekusi terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan pasar Singkut, kendati pada Sabtu kemarin (3/2) sempat ditunda, pasca adanya permintaan  dari Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, H Muhammad Syaihu.

Deshendri SH Kepala Badan Sat Pol PP Kabupaten Sarolangun mengatakan saat dimintai keterangan, kemarin menyebutkan, tugas pokok dan fungsi yang dijalankan Sat Pol PP tetap mengacu pada aturan dan memiliki landasan hukum yang jelas.

“Eksekusi yang dilakukan bukanlah kehendak dari Sat Pol PP, melainkan aksi yang dilakukan tersebut untuk ketertiban umum, mengacu pada SPT pak Bupati,”jelasnya.

Diakui Deshendri, untuk SPT penertiban PKL Singkut, maka dalam waktu dekat akan menunggu pengorbitan SPT yang baru, karena SPT yang diorbitkan sebelumnya dianggap sudah tidak berlaku, pasalnya jadwal pengorbitan SPT sudah melewati jadwal yang ditentukan.

“Secara logis kita bisa membayangkan, jika PKL di Singkut dalam suasana tertib, tentu saja situasi dan kondisi pasar Singkut akan menjadi indah, apalagi dalam waktu dekat akan dilakukan peresmian pasar modern Singkut,”sebutnya. Selain itu, dipaparkan Deshendri, terkait dengan adanya persoalan tekhnis terhadap penertipan PKL di Pasar Singkut, kata Deshendri harus melibatkan OPD terkait, namun peran Sat Pol PP tetap menjadi eksekutor, pasca rampungnya persoalan tekhnis dari OPD terkait.

“Kami beritekad serius dalam menjalankan tugas untuk menertibkan PKL pasar Singkut, dan aktivitas PKL dipindahkan di seputaran Angdes, buktinya Pol PP sudah menyiapakan alat berat  dan armada dalam proses berlangsungnya u eksekusi nantinya,”katanya.

Ditanya, apakah akan mengangkut lapak PKL dalam proses eksekusi nanti, ditegaskan Deshendri tentu saja tindakan mengkedepankan tindakan yang tegas dalam mengeksekusi PKL di pasar Singkut.

“Eksekusi penertiban PKL akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, aksi ini tidak ada lagi toleransi, jika PKL tidak patuh pada aturan, maka lapak PKL akan diangkut alias disita,”tandasnya.(*)