Tiga Paslon Cakada Merangin Berunding Semeja, Al Haris: Ayahnda Fauzi Ansori dan Bang Nalim adalah Putra Terbaik Merangin

oleh -2 views

ANDI PRIMA PUTRA

JURNALJAMBI.CO- Tiga Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Merangin 2018-2023, Al Haris-Mashuri, Nalim-Khafidh dan Fauzi Ansori-Sujarmin, duduk bersama dengan seluruh unsur porkompimda, ketua partai politik, ketua penyelenggara pemilu, serta awak media, Rabu (24/1) siang.

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan forum pilkada Beradab menghadapi pemilukada Merangin 2018 tersebut, termasuk membicarakan antisipasi berbagai konflik yang bakal terjadi menghadapi pilkada 2018 ini. Untuk hal ini, ketiga Paslon sepakat akan mengedukasikan politik santun kepada masyarakat Merangin.

“Ayahnda saya Ahmad Fauzi Ansori dan Bang Nalim adalah putra terbaik Merangin. Siapapun yang terpilih nantinya tentu berjuang untuk kemajuan Merangin ini,”ujar calon Incumbent, Al Haris.

Pada kesempatan itu, Al Haris berharap, untuk seluruh paslon dan tim pemenangan calon bupati merangin untuk memberikan edukasi politik santun kepada Masyarakat.

“Semua ini proses pendidikan politik. Tentu kami tidak ingin mempertontonkan yang tidak baik. Keamanan dan ketertibaan diatas segalanya,”tuturnya.

Senada juga disampaikan oleh calon lainnya, Ahmad fauzi Anshori. Dia bersama pasangannya, Sujarmin berkominten bersama-sama menciptakan iklim politik yang kondusif.

“Insyaallah, tidak ada pertentangan diantara kita bertiga (paslon). Mari sama sama kita lawan fitnah, bully dan unsur sara saat berkampanye, baik itu di media sosial maupun saat bersosialisasi ditengah masyarakat,”tegasnya.

Dia malah mengaku siap menerima apapun nanti hasil pilkada.” Kita bertiga (paslon) ini adalah satu. Sama sama kita menjaga silaturrahmi baik itu sebelum pilkada maupun usai pilkada. Tetap saling koordinasi,”terusnya.

Tak jauh beda, Mantan Bupati Merangin yang juga ikut meramaikan deretan paslon 2018 ini juga mengaku siap memberikan politik santun kepada masyarakat.“Niat kita iklas. Mari kedepankan kebersamaan,”tukasnya.(*)