Final Gubernur Cup Ricuh, Polisi Dua Kali Lepas Tembakan ke Udara

oleh -9 views

M.TAMI

JURNALJAMBI.CO – Final Gubernur Cup 2018 yang mempertemukan kesebelasan Batanghari-Muarojambi yang diwarnai kericuhan. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Tri Lomba Juang, Koni Jambi, Sabtu (20/1) ini dimenangkan oleh tim kesebelasan Batanghari dengan skor 2-1.

Kericuhan pecah saat peluit panjang ditiupkan oleh wasit sebagi pertanda berakhirnya pertandingan. Belum diketahui secara pasti sebab kericuhan itu terjadi, namun kuat dugaan ketidak terimaan suporter Muarojambi terhadap keputusan wasit yang yang memimpin pertandingan diduga menjadi pemicu pecahnya bentrokan.

Pantauan dilapangan, beberapa orang pria ditarik oleh petugas keamanan keluar dari arena pertandingan.

Selain itu, lemparan botol aqua dari suporter Muarojambi yang ditujukan kepada wasit dan pemain dari Batanghari juga terlihat melayang.

Sementara itu, petugas keamanan yang terlihat berjaga-jaga juga tampak berusaha keras mengamankan situasi.

Sedikitnya ada dua kali bunyi letusan pistol yang sengaja ditembakkan ke udarah oleh petugas keamanan dari kepolisian sebagai peringatan untuk kepada masing-masing suporter.

Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli saat diwawancarai awak media mengaku menyayangkan kericuhan itu terjadi.

“Dipenghujung itu memang kita sayangkan, Mungkin terbawa dengan suasana yang capek yang panas, segala macam, terjadi sedikit kerusuhan,” kata Zola.

Namun bersyukur menurut Zola keributan dapat diredam berkat kerjasama yang baik dari tim keamanan yang terdiri dari Kepolisian dan TNI hingga sampai pemberian hadiah dan piala kepada pemenang dapat berjalan dengan baik.

Diharapkan Zola, Ini semua di jadikan pembelajaran bagi semua kedepannya.

“Sepak bola maju bukan hanya dari tehnik dari para atlit nya saja tetapi juga kedewasaan secara keseluruhan bagaimana bisa menyikapi kemenangan kekalahan,” ungkap Zola.

Sementara itu, Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Mukhlis, AS MH mengatakan kondisi sudah aman dan terkendali, kericuhan dapat diredamkan.

“Gak ada (yang ditahan Redd”), Cuma kita amankan untuk sementara jangan sampai jadi provokator, alhamdulillah bisa kita kendalikan semu,” kata Kapolda.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh ketua Koni Provinsi Jambi, Armendaris, dirinya juga mengaku kecewa dengan insiden tersebut.

“Kita menyayangkan hal seperti itu,” ucapnya. (*)