Gelar Panen Raya, Bupati Adi Rozal Pinta Petani Terapkan Teknologi Pertanian

oleh

YOSEP

JURNALJAMBI.CO – Bupati Kerinci Adi Rozal menggelar acara panen raya tanaman padi dalam rangka melaksanakan program nasional Gerakan Panen Raya Padi, yang dipusatkan di Desa Koto Majidin Kec Air Hangat Timur Kab Kerinci. Jum’at, (19/1).

Dalam acara itu juga hadir  Direktur Irigasi dan Pertanian RI di Wakili Nita Riolita SPm Msc, Kadis Tanaman Pangan Holticultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi Ir Ahmad Mausul, Staf Ahli DPR RI Dipo Iham Djalil, Ketua Komisi II DPRD Kab Kerinci Yuldi Herman Msi, Dandim Kerinci Letkol Inf Gambuh Sri Karyanto, Kepala Bulog Provinsi Jambi.

Bupati Kerinci bersama Dirjen Irigasi Kementan, Kadis Pertanian Provinsi Jambi dan Staf Ahli DPR-RI DIPPO Ilham Jalil menggelar panen raya dalam rangka program nasional Gerakan Panen Raya Padi.

Dalam acara panen raya itu, Bupati Kerinci juga menyerahkan benih padi unggul kepada kelompok tani di Kabupaten Kerinci.

Kadis TPH Kab Kerinci Radium Halis, SP. Msi mengungkapkan,  program Gerakan Nasional Panen Raya di  Kerinci mampu menambah stok dan penopang beras di  provinsi Jambi. Pasalnya, saat ini  Kab Kerinci memiliki 17 ribu hektar sawah yang produktif.

Kemudian, lanjutnya, Kabupaten Kerinci juga terus mengembangkan produk unggulan berupa padi payo yang menjadi idola masyarakat Kerinci.

Guna meningkatkan produksi padi payo tersebut, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura  telah bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

“Dalam mengembangkan varietas padi payo, Alhamdulillah sudah berhasil. Dahulunya masa  panen padi payo itu dengan umur 6 bulan. Sekarang,  sudah bisa panen dalam 4 bulan. Rasanya tidak berubah dari aslinya. Varietas padi Payo umur singkat ini sudah di uji coba dan telah di sebarkan ke penangkar yang ada di Kabupaten Kerinci,” terangnya.

Direktorat Irigasi dan Pertanian, melalui Nita Riolita SPm,MSc dalam sambutan  menyampaikan Kerinci  merupakan penyangga utama padi di Provinsi Jambi. Dan dia berharap dengan adanya program Nasional Gerakan Panen Raya ini bisa menekan impor beras nasional.

Kadis TPH Peternakan Provinsi Ir Ahmad Mausul dalam sambutannya mengatakan bahwa TPHP Provinsi Jambi selalu mensinkronkan bantuan dari APBN dengan APBD Provinsi, agar tercapainya produktifitas pertanian yg tinggi di Provinsi Jambi.

Bupati Kerinci Adi Rozal mengungkapkan, adanya program nasional gerakan panen raya ini membuat masyarakat Kerinci bahagia turun ke sawah. Menurut dia,  ketika Indonesia krisis beras dan Indonesia import beras, ternyata di Kerinci surflus beras dalam 2 tahun ini.

Bupati Kerinci bersalaman dengan kelompk tani

Bupati juga berharap Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian untuk dapat membantu Kerinci dalam mengembangkan komuditas padi payo umur singkat.

“Kabupaten Kerinci sudah mengembangkan padi payo umur singkat yang bekerja sama dengan BATAN, dan akan segera di sebarkan dalam waktu yang dekat,” terangnya.

Selain itu, dia juga berharap kepada petani untuk terus belajar dalam mengembangkan teknologi pertanian dan tata cara memotong padi, sehingga dalam melakukan pemotongan padi tidak banyak padi yang terbuang.

“Saya pinta petani untuk terus mengembangkan dan belajar tentang teknologi pertanian. Ini penting dan perlu, seperti di Thailand an Vietnam, dalam melakukan panen atau memotong padi, tidak banyak padi yang terbuang,” terangnya. (adv)