Ingin Berjualan di Pasar Rakyat, Candra Rela Bayar Rp 2 juta, Eh… Ternyata Kena Tipu

oleh

ZAKHROWI

JURNALJAMBI.COM – Beginilah nasib pedagang kecil yang dialami oleh Candra (46). Pedagang buah-buahan ini rela merogoh kocek Rp 2 juta untuk bisa berjualan di Pasar Rakyat Tipe A Kota Bangko, Kabupaten Merangin Jambi.

Candra mengaku telah menyetor uang Rp 2 juta kepada pengurus Pasar Rakyat Tipe A atas nama Saparudin pada 3 Januari 2017 lalu. Kala itu, lokasi ex terminal yang kini menjadi Pasar Rakyat Tipe A baru akan dibongkar. Sayangnya, setahun menanti, Candra tak kunjung mendapatkan los yang dijanjikan.

“lah lamo dulu saya di janjikan, kawan saya ada juga yang nyetor uang tapi juga belum dapat kios sampai sekarang,”beber Candra kepada awak media disela-sela peresmian Pasar Rakyat Tipe A Bangko, sembari menunjukkan kuitansi penyerahan dana diatas materai yang belakangan diketahui pertanggal 3 Januari 2016.

Kadis Koperindag,  Junaidi mengaku tidak tahu. Dia berjanji akan memanggil pengurus Pasar Rakyat Tipe A dan Dinas UPTD bersangkutan.

“Kalau itu ranahnya pungli, ya biarkan Tim Saber Pungli yang mengurusnya. Kalau pihak Koperindag tidak ada meminta kepada masyarakat untuk bayar kios,”ungkap Junaidi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Merangin, Al Haris menegaskan bagi oknum bawahannya yang merugikan masyarakat silahkan lapor kepada pihak yang berwajib.

“Saya tegaskan kepada Kadis nya, silahkan panggil oknumnya dan evaluasi jabatannya. Jika memang benar, copot jabatannya,” tegasnya. (*)