Tes Kesehatan, Nalim-Khafidh dan FAJAR Beriringan, HAMAS Belakangan

oleh -8 views

M.HAITAMI

JURNALJAMBI.CO – Tiga Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merangin periode 2018-2023 telah mengikuti serangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Raden Mattaher 11 dan 12 Januari 2018.

Pasangan Nalim – Khafidh dan Fauzi – Sujarmin (FAJAR) tampak beriringan mengikuti tes kesehatan pada Kamis (11/1).  Sementara pasangan Haris Mashuri (Hamas) baru mengikuti tes kesehatan pada Jum’at (12/1).

Saat mengikuti tes kesehatan, pasangan Nalim-Khafidh mendapatkan 567 pertanyaan dengan serangkaian tes mulai dari kesehatan fisik, jantung, urine, rongen, darah, gigi, THT, tulang hingga ujian MMPI.

“Kami masuk pukul 08.00 sampai pukul 15.00. Tes MMPI makan tenaga dan waktu,” ujar Nalim.

Dihari yang sama, tes kesehatan yang dilalui oleh pasangan Balon FAJAR juga berjalan lancar. Fauzi mengatakan, ada 16 item jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter terhadap pasangan calon. Ia katakan hasil pemeriksaan untuk pasangan FAJAR menunjukan hasil yang cukup baik, memuaskan.

“Alhamdulillah rangkaian tes kesehatan sebanyak 16 jenis pemeriksaan sudah dilakukan, dan hasilnya menunjukan hasil yg baik,” ujar Ahmad Fauzi, Kamis (11/1) lalu.

Bang Ojie sapaan Ahmad Fauzi lanjut mengatakan, setiap item pemeriksaan lansung diinfokan hasilnya oleh dokter spesialis yang melakukan pemeriksaan kepada pasangan calon.

“Setiap item pemeriksaan langsung diinfokan hasilnya oleh dokter spesialis yang melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu sebagai kandidat saya merasa puas atas kinerja tim dokter dari IDI,” ujarnya lagi.

Keesokan harinya, Jum’at (12/1) tes kesehatan yang diikuti oleh pasangan HAMAS juga berjalan dengan lancar.

Kata Al Haris, dalam tes tersebut semua dicek oleh tim dokter, seperti, jantung bahkan urine juga dilakukan pengecekan oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). Untuk itu dirinya mengaku bersykur dapat melewati tes dengan baik.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, semuanya cukup bagus, saya kira ini modal awal kita, kalau kondisi kita cukup baik cukup sehat saya kira kita bisa melangkah selanjutnya untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haris mengatakan, pemeriksaan kondisi kesahatan ini merupakan hal yang penting dilakukan bagi Calon Kepala Daerah. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menurut Haris ingin memastikan jika para calon mempunyai komdisi kesehatan yang baik.

“Tujuannya, kalau dia terpilih tidak ada hal-hal yang menganggu roda pemerintahan karena kesehatannya yang tidak baik,” ujar Haris. (*)