Mendaftar ke KPUD Kerinci, ZA: Saya Ini Seorang Petarung Bukan Pemain

oleh -12 views

YOSEP

JURNALJAMBI.CO – Zainal Abidin  membuktikan bahwa dirinya adalah seorang petarung sejati dalam politik Pilkada Kerinci. Perjuangannya untuk mendapatkan partai Gerindra, meski sebelumnya, tepatnya, Jum’at, 5 Januari 2018, partai Gerindra sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengusung Monadi – Edison tidak pernah surut. SK itu langsung diserahkan oleh Ketua DPD I Partai Gerindra Sutan Adil Hendra di kantor DPD Gerindra.

Desas desus beralihnya dukungan partai Gerindra dari Monadi – Edison, kepada Zainal – Arsal mulai terjadi Senin malam, bahkan, kian kencang terdengar partai Gerindra beralih dukungan itu pada Selasa malam, dimana adanya surat masuk dari tim ZA-Arsal memberitahukan kepada Polres Kerinci bahwa ZA akan melakukan pendaftaran calon Bupati bersama calon Wakil Bupati Arsal. Rabu malam, sekitar pukul 21.35, Zainal Abidin dan Arsal dihantar oleh tokoh Kerinci Hilir Bersatu, dan para pendukungnya memasuki sekretariat KPUD Kerinci.

Dalam pendaftaran itu, ZA – Arsal tidak dihantar oleh ketua dan Sekretaris DPC Gerindra, Amiruddin dan Edmanuddin. Akan tetapi, saat pendaftaran, yang menanda-tangani kesepakatan koalisi DPC Partai Gerindra adalah Arsal dan Yanti Maria. Arsal adalah calon Wakil Bupati ditunjuk menjadi Ketua DPC Gerindra Kerinci. Sedangkan Yanti Maria (Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Gerindra) yang juga istri Zainal Abidin ditunjuk menjadi Sekretaris DPC Gerindra Kerinci.

Zainal Abidin disaat konfrensi pers mengungkapkan, perjuangannya untuk mendapatkan partai pengusung (Partai Gerindra) tidak pernah lelah. Bahkan, sejak dua bulan terakhir dirinya tidak pulang ke Kerinci hanya tujuan untuk mendapatkan partai pengusung di Pilkada Kerinci.

“Alhamdulillah semuanya sekarang sudah terjawab. Perjuangan saya untuk mendapatkan partai pengusung tidak pernah berakhir. Dan sekarang ini buktinya bahwa saya ini adalah seorang petarung dan bukan pemain. Kalau petarung apapun itu cobaan dan rasa sakit yang kita dapatkan harus dihadapi. Kalau seorang pemain, ada sedikit sakit langsung melarikan diri,” terang Zainal.

Dia juga menceritakan saat dirinya berjuang mendapatkan partai, disaat itu pendukungnya banyak menghubunginya karena kabar terakhir dirinya tidak maju di pilkada Kerinci, karena tidak adanya dukungan partai.

“Waktu saya dikabarkan tidak mendapatkan partai banyak yang menelepon saya, mereka menangis dan mengatakan berupayalah Pak.. bagaimana kami ini pak.., Tapi setelah saya mendapatkan partai dan membuktikan mendaftarkan sebagai pasangan calon mereka juga menangis,” terangnya.

Arsal calon Wakil Bupati berpasangan dengan Zainal Abidin mengungkapkan, dirinya tidak menyangka akan menjadi calon Wakil Bupati Kerinci yang berpasangan dengan Zainal Abidin.

“Tidak ada hujan dan tidak ada panas. Ini seperti disambar petir saja. Saya bersedia menjadi calon Wakil Bupati dari Zainal Abidin dan meninggalkan kursi anggota DPRD Kerinci, karena saya yakin ZA akan membuat masyarakat Kerinci yang maju dan sejahtera,” terangnya. (*)